Tribun

Bursa Capres

Aspirasi Soal Capres 2024, Musra XIX Bakal Digelar Januari 2023 di Yogyakarta

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat (Musra) ke XIX pada Januari tahun 2023, mendatang.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Aspirasi Soal Capres 2024, Musra XIX Bakal Digelar Januari 2023 di Yogyakarta
Ist
Sekertaris Nasional Musra Taki Reinhard Parapat. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat (Musra) ke XIX pada Januari tahun 2023, mendatang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat (Musra) ke XIX pada Januari tahun 2023, mendatang.

Sekretaris Musra Taki Reinhard Parapat menjelaskan, bahwa pihaknya telah menjadwalkan Musra XIX di akhir bulan Januari 2023.

"Musra telah kami agendakan waktu dan tempat pelaksanaannya. Insya Allah Musra akan di adakan di provinsi DIY pada akhir bulan Januari 2023 mendatang," kata Taki Reinhard Parapat, kepada wartawan, Selasa (6/12/2022).

Menurutnya, saat ini panitia daerah yang ada di Yogyakarta sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan gelaran Musra tersebut.

"Teman-teman kami di Yogyakarta sudah bekerja dan sedang mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah," ungkapnya.

Taki Reinhard Parapat menjelaskan, Musra di DIY pada Januari itu akan diadakan di Kota Yogyakarta atau di Kabupaten Sleman.

"Jika tidak ada aral melintang pelaksanaanya tanggal 29 Januari. Untuk tempanya ada beberapa alternatif, di Kota Yogya atau Kabupaten Sleman," jelasnya.

Lebih lanjut, terkait tokoh yang bakal hadir dirinya belum bisa memastikan.

Namun, Taki Reinhard Parapat menyebut Presiden Jokowi direncanakan akan memberikan sambutan.

Selain itu, sejumlah tokoh nasional dari Yogyakarta akan hadir dan juga pembicara dari kalangan akademisi sebagai pembicara utama.

"Mudah-mudahan presiden Jokowi bisa hadir dan menyempatkan waktu disela-sela kesibukannya untuk melayani rakyat. Tentu kami tetap akan nengundang beliau untuk menjadi pembicara utama," harapnya.

Baca juga: Pengamat Menganggap Musra Relawan Jokowi di Banten Tidak Objektif

Taki pun menjelaskan, bahwa Musra digelar mempunyai 2 (dua) agenda utama yakni pertama, menjadi wadah untuk menampung (keinginan) aspirasi rakyat membahas program prioritas utama usulan rakyat.

Kedua, Musra membahas beberapa tokoh daerah dan nasional yang paling cocok untuk menjadi calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia pada tahun 2024, nanti.

"Musra selain agenda prioritas kebangsaan, juga membahas nama-nama calon presiden maupun calon wakil presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2024, dan juga mencari siapa yang cocok melanjutkan estafet Presiden Jokowi nantinya," jelasnya.

Lebih lanjut, Taki juga berharap, Pilpres 2024 akan terpilih Presiden ke-8 RI, yang memiliki kemiripan yang sama dengan kinerja Presiden Jokowi.

Tentu, dalam melanjutkan penataan pembangunan yang sudah berjalan sangat baik ini.

"Presiden mendatang harus melanjutkan progam presiden Jokowi yang belum selesai untuk mensejahterakan rakyat," pungkasnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas