Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Ahok Curhat Bila Tak Lagi Jadi Gubernur Di Hadapan Ratusan PNS DKI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) curhat di hadapan ratusan PNS, Jumat (17/6/2016).

Ahok Curhat Bila Tak Lagi Jadi Gubernur Di Hadapan Ratusan PNS DKI
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) curhat di hadapan ratusan PNS, Jumat (17/6/2016).

Berdiri di hadapan ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Ahok memberikan kata sambutan sekitar 30 menit dalam acara yang berlangsung di Jumat  Gedung Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ahok yang mengenakan setelan jas dan peci hitam itu curhat andai dirinya tidak terpilih lagi menjadi gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

"Saya ingin buat acara televisi Ahok Show, buat lucu-lucuan saja," kata Ahok lalu tertawa.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga sudah menyiapkan beberapa profesi lain.

Bahkan, menyatakan kesiapannya tidak terjun di dunia politik.

Hal itu berkaca saat dirinya mengunjungi Amerika Serikat 2008 lalu.
Tiga minggu di New Hampshire, dia mengetahui bekas gubernur di sana biasanya kerap dipanggil sebagai pembicara.

"Hampir semua bekas gubernur jadi pembicara keliling. Ada yang ditarik jadi CEO perusahaan, ada yang ditarik jadi komisaris. Karena karakternya teruji," ucapnya.

Karenanya, dia meyakini tidak akan jadi pengangguran, semisal masa jabatannya terselesaikan hingga Oktober 2017.

Dia menyatakan, kesiapannya menjadi komisaris sebuah perusahaan.

"Jadi inilah yang membuat saya yakin masa depan saya. Saya laku jadi komisaris karena lebih susah ngatur orang jadi pejabat," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ahok juga berpesan agar PNS yang baru dilantik mau bekerja keras meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Sehingga siapa pun gubernur yang menggantikan saya, bapak ibu punya pola kerja yang baik. Jadi gubernur yang baru tidak gampang pecat bapak ibu," tuturnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilgub DKI Jakarta

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas