Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dibentak Ojek Pangkalan, Ini Reaksi Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno juga akan melibatkan ojek pangkalan dalam penataan kawasan Tanah Abang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dibentak Ojek Pangkalan, Ini Reaksi Sandiaga Uno
Tribunnews.com/Rina Ayu
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno (baju biru) saat ditemui warga di Balai Kota Monas Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno juga akan melibatkan ojek pangkalan dalam penataan kawasan Tanah Abang.

"Kemarin saat rapat lanjutan penataan kawasan Tanah Abang sudah kita undang Ojek, Grab, Uber, tapi hari ini sebelum finalisasi saya harus sampaikan kepada ojek pangkalan mereka juga harus diajak bicara," ujar Sandi di Balai Kota, Jumat (3/11/2017).

Menurutnya, beberapa kali ia menemukan ojek yang suka melawan arah dan jika ditegur malah berlaku tidak sopan.

"Ojek ada beberapa yang lawan arah, diingetin malah ngebentak saya. Padahal kita lagi lari dengan sopan di trotoar, itu ojek pangkalan bukan ojek online ini yang harus kita rangkul," kata Sandiaga.

Baca: Anies Pertanyakan Amdal Tol Becakayu, Jokowi: Lah Wong Sudah Dipakai Gimana Sih!

Lanjutnya, ojek pangkalan malah mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan.

"Melakukan penghinaan. Buat meme aja di hukum kalau itu gak taku hukumnya apa tapi istilahnya lebih galak mereka gue ngojek nih," kata Sandi.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Rasyid Baswedan akan segera mengumumkan finalisasi penataan Tanah Abang pada Jumat siang ini.

Baca: BERITA FOTO: Ekspresi Wajah Anies Saat Mendampingi Jokowi Resmikan Tol Becakayu

Dikatakan pula oleh Sandiaga Uno sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah memiliki konsep jangka panjang dalam penataan kawasan Tanah Abang, dengan membangun konsep Transit Oriented Development.

" Untuk Jangka panjang akan dibentuk Transite Oriented Development, konsepnya telah disiapkan oleh PT. KAI, tapi kami memohon agar PT.KAI berintegrasi dengan semua pihak, seperti PD Pasar Jaya, Transjakarta, dan seluruh moda transportasikan harus dipersatukan," kata Sandi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas