Pelaku Pelemparan Batu di Kembangan yang Diduga Gangguan Jiwa Itu Kerap Bawa Pisau
Adi mengatakan sudah sekitar dua tahun ini MR kerap berseliweran di sekitar jembatan tol sambil membawa senjata tajam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MR, pelaku pelemparan batu dari jembatan tol di Jalan Pesanggrahan, Kembangan, Jakarta Barat rupanya kerap membuat warga sekitar ketakutan.
Hal itu lantaran pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan itu selalu membawa senjata tajam bila melintas di kawasan tersebut.
Baca: Pelemparan Batu Ke Mobil Kembali Terjadi di Kembangan, Pelaku Diduga Mengidap Gangguan Jiwa
"Orang stres itu, emang kerap buat onar. Biasanya tuh dia selalu membawa pisau dapur atau batu kalau lewat sini. Warga sini pada takut semua," ujar Adi, pedagang asongan yang berada di dekat jembatan Pesanggrahan, Selasa (17/7/2018).
Adi mengatakan sudah sekitar dua tahun ini MR kerap berseliweran di sekitar jembatan tol sambil membawa senjata tajam.
Meski kerap terlihat di sekitar Jalan Pesanggrahan, Adi memastikan bila MR bukanlah warga setempat.
Ia sendiri mengaku tidak mengetahui latar belakang maupun tempat tinggal MR lantaran orang tersebut tak bisa diajak berkomunikasi.
"Bukan orang kampung sini, cuma emang kesini terus. Paling sering nongkrong di jembatan," kata Adi.
MR telah diamankan aparat Polsek Kembangan.
Ia ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian pada kemarin sore.
Satu batu marmer yang digunakan MR untuk menimpuk mobil serta sebilah pisau dapur dari tangan MR telah diamankan ke Mapolsek Kembangan.
Kanit Reskrim Polsek Kembangan, Iptu Dimitri Mahendra membenarkan kalau MR diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Polisi pun telah membawa MR ke RS Polri Kramat Jati untuk diperiksa kejiwaannya.
"Saat ini kita sedang menunggu hasilnya apakah tersangka ini masuk ke ranah hukum atau tidak," kata Dimitri.
MR melempar batu ke arah mobil yang melintas dibawah jembatan tol Pesanggrahan pada Senin (16/7/2018) siang.