Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak

Wanto Sugito Intens Komunikasi Lintas Parpol Jelang Pilkada Tangerang Selatan

Klutuk menegaskan harus clear lima hal. “Merakyat, ideologinya Pancasila. Anti korupsi. Clear visioner. Clear mau kerja

Wanto Sugito Intens Komunikasi Lintas Parpol Jelang Pilkada Tangerang Selatan
ISTIMEWA
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan yang tak lain salah seorang aktivis 98 Wanto Sugito (Klutuk)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan yang tak lain salah seorang aktivis 98 Wanto Sugito mengungkapkan, dirinya komunikasi dengan sejumlah pimpinan parpol di Tangerang Selatan. Komunikasi yang dilakukan, aku Wanto tak lain dalam rangka menghadapi pilkada 2020.

“Komunikasi biasa dilakukan. Dengan pimpinan parpol di Tangsel saya ketemu ngopi bareng. Dengan nama nama yang bermunculan menjadi calon, saya juga ngopi bareng ngobrol. Silaturrahmi lah kan penting,” pria yang akrab disapa bung Klutuk ini menjelaskan, Senin (9/9/2019).

Dirinya memiliki tanggung jawab sejarah, memenangkan siapapun yang kelak akan diusung oleh PDI Perjuangan untuk memenangkan pertarungan pilkada Tangsel 2020. Meski begitu, ia enggan membeberkan pimpinan parpol dan bakal calon mana saja yang sudah diajak berkomunikasi belakangan ini.

Baca: Kualitas Udara di Jakarta Tak Sehat, Ternyata Pagi Ini Udara Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk

Dirinya hanya mempertegas, tak akan ikut dalam pertarungan Pilkada Tangsel tahun depan.
“Saya tidak (maju pilkada tangsel), saya fokus berjuang memenangkan calon yang direkomendasi oleh DPP PDI Perjuangan nanti pada pilkada Tangsel,” tegas Klutuk yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN REPDEM, organisasi sayap PDI Perjuangan ini.

Siapapun yang akan berjuang bersama PDI Perjuangan, Klutuk menegaskan harus clear lima hal. “Merakyat, ideologinya Pancasila. Anti korupsi. Clear visioner. Clear mau kerja, kerja, kerja,” kata dia.

Baca: Viral Video Detik-detik Musala di Tangsel Ambruk, Ini Penjelasan Pengurus

DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel sejak Senin 9 hingga 17 September 2020 membuka pendaftaran penjaringan calon Walikota dan calon Wakil Walikota Tangsel. Hingga saat ini, nama nama yang menegaskan diri maju pada pilkada Tangsel 2020 diketahui belum ada satupun yang memiliki kendaraan partai politik.

Nama- nama yang bermunculan antara lain, seperti Siti Nur Azizah putri dari Wakil Presiden terpilih Maruf Amin, kemudian istri dari Sandiaga Salahudin Uno yakni Nur Asia Uno dan istri Wakil Gubernur Banten Ade Rossi Chaerunnisa.

Baca: Nur Asia Uno Didorong Jadi Calon Walikota Tangsel, Sandiaga: Saya Tak Mau Menghambat Kariernya

Selain itu, Calon inkumben, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Sekda Kota Tangsel Muhammad, dan juga terdapat nama Tomi Patria yang saat ini masih menjabat Lurah Cipayung Kecamatan Ciputat Tangsel.

Dalam pilkada Tangsel ini, PDI Perjuangan juga diketahui tidak bisa berjalan sendiri lantaran hanya memiliki 8 kursi. Untuk mendapatkan tiket pilkada, PDI Perjuangan dipastikan harus berkoalisi dengan parpol lainnya karena syarat kursi minimal 10. "Akan ada kejutan. Ada ilmunya itu, sabar saha,” alumni UIN Ciputat ini menegaskan kembali.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilkada Serentak

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas