Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gunakan Bensin, Petugas Damkar Evakuasi Sarang Tawon Segede Galon di Pondok Aren

Sekira 30 menit aksi evakuasi itu berjalan, sarang tawon berhasil dibungkus dan diamankan.

Gunakan Bensin, Petugas Damkar Evakuasi Sarang Tawon Segede Galon di Pondok Aren
TRIBUNJAKARTA.COM
Aksi petugas damkar Tangsel mengevakuasi sarang tawon vespa sebesar galon 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Dua petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap dengan sarung tangan dan penutup kepala yang terdapat jaring penutup wajah.

Mereka sedang bersiap mengevakuasi sarang tawon vespa sebesar galon yang menempel di pohon mahoni di bilangan Jalan Bintaro Utama, Sektor III, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (22/1/2020).

Bagian lengan, leher, pinggang dan kaki, disolasi agar tawon tidak bisa masuk. Dua orang lainnya sibuk menyiapkan semprotan yang diisi bensin.

Setelah siap, dua petugas damkar itu naik ke atas mobil dan menyemprotkan bensin itu ke sarang yang sebesar galon itu.

Tak terhitung jumlahnya, tawon yang berwarna hitam dan oranye pekat itu keluar dari sarang dan berterbangan.

Warga yang menonton aksi petugas damkar itu panik dan berlari menjaga jarak.

Pengendara sepeda motor bahkan sampai teriak, kaget melihat banyaknya tawon yang hanya setinggi sekira tiga meter di atas pohon itu.

Namun dua petugas itu tidak terlihat panik. Mereka mulai memotong dahan tempat sarang tawon itu menempel dan memasukkannya ke dalam karung.

Baca: Dalam Satu Hari, Petugas Damkar di Jakarta Respons Tiga Pengaduan Lepas Cincin di Jari

Sekira 30 menit aksi evakuasi itu berjalan, sarang tawon berhasil dibungkus dan diamankan.

Komandan Regu (Danru) Rescue Bravo Damkar Tangsel, Muhamad Sigit, yang memimpin evakuasi itu, mengatakan, pihaknya memang sudah ahli dan sering melakukan evakuasi.

"Teman-teman ini yang di belakang sudah Alhamdulillah mahir dalam mengatasi tawon yang jenis vespa ini yang sangat berbahaya," ujsr Sigit menunjuk dua petugas yang baru saja beraksi mengevakuasi.

Sigit sendiri mengatakan, cairan yang digunakannya adalah bensin, karena berbau menyengat.

Pihaknya tidak memiliki cairan khusus anti serangga untuk melakukan evakuasi.

"Semprotannya itu isi cairan, cairannya yang menyengat seperti bensin atau obat serangga yang lainnya," ujarnya.
 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas