PDIP: Kelar Pemilihan Wagub DKI Kalau Kami Tentukan Sikap Sekarang
Nggak mungkin saya sampaikan sekarang (dukungan kepada Riza). Karena kalau sekarang, selesai pemilihan wagubnya
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
![PDIP: Kelar Pemilihan Wagub DKI Kalau Kami Tentukan Sikap Sekarang](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ahmad-riza-patria-nih11.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI masih enggan menyatakan sikap soal dukungan kepada cawagub asal Gerindra, Ahmad Riza Patria. Sebab jika mereka mengumumkan dukungannya, proses pemilihan wagub DKI ia pastikan kelar sampai di sini.
Mengingat, PDI-P adalah pemegang kursi terbanyak di DPRD DKI dengan 25 kursi.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI-P Gembong Warsono usai menjamu cawagub Gerindra di ruang fraksi PDI-P, gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).
Baca: Demi Kursi Wagub, Riza Patria Promosi Diri di Fraksi Pemegang Kursi Terbanyak
"Nggak mungkin saya sampaikan sekarang (dukungan kepada Riza). Karena kalau sekarang, selesai pemilihan wagubnya," kata Gembong.
Apalagi kemarin fraksi Golkar dan PAN tersirat menyatakan dukungan kepada Riza Patria.
Mengacu pada komposisi kursi parpol di DPRD DKI, Golkar memiliki enam (6) kursi, PAN sembilan (9) kursi, sedangkan Gerindra sendiri 19 kursi.
Baca: Siang Ini Dua Cawagub DKI Sama-Sama Gencarkan Sowan ke Fraksi DPRD DKI
Bila PDI-P yang punya 25 kursi menyatakan dukungannya sekarang, maka total Riza akan mengantongi 59 kursi. Angka ini sudah lebih dari cukup untuk mengantarkannya duduki kursi wagub DKI.
Persyaratan memenangkan kursi wagub adalah mereka yang mengantongi suara 50 persen plus satu (50 persen + 1) dari total kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna pemilihan.
Baca: Gubernur Anies Dirikan Restoran di Ruang Terbuka Hijau Peninggalan Ahok Tuai Protes
Sebelum sampai pada tahap tersebut, PDI-P berharap siapapun sosok terpilih bisa mengisi kekosongan yang belum mampu ditambal Gubernur Anies Baswedan.
Gembong berharap besar sosok wagub terpilih dapat aktif menjalankan perannya dan bukan hanya pasif mengekor di belakang sang gubernur.
"Jadi siapa pun yang nanti terpilih, pak Riza maupun Nurmansjah, mengisi kekosongan pak Anies. Tentu pak Anies punya kekurangan. Jadi harus jadi wakil yang hebat. Sehingga yang dipilih PDI-P orangnya bagus," ungkap dia.