Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Imlek 2021

Hasil Evaluasi Ganjil Genap: Mobilitas dan Covid-19 Turun, Ganji Genap di Bogor Bakal Berlanjut ?

Selesai pelaksanaan dua pekan ganjil genap termasuk dilibur Imlek, Wali Kota Bogor langsung evaluasi, hasilnya mobilitas warga dan Covid-19 turun.

Hasil Evaluasi Ganjil Genap: Mobilitas dan Covid-19 Turun, Ganji Genap di Bogor Bakal Berlanjut ?
ISTIMEWA/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan terjadi penurunan mobilitas warga dan kasus positif Covid-19 selama penerapan ganjil genap. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Sebanyak 249 kendaraan di Kota Bogor diputar arah karena nomot plat tak sesuai dalam penerapan ganjil genap tiga hari terakhir atau selama libur Imlek.

Angka ini terhitung dari operasi ganjil genap tanggal 12 sampai 14 Februari 2021.

"Dari Jumat, Sabtu dan Minggu sampai siang hari ini," kata Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Selain itu, kata dia, denda dari para pelanggar dalam selama 3 hari ini telah teekumpul sebanyak Rp 17.450.000.

Denda pelanggar ganjil genap tersebut didapat dari dua titik yakni Pos Eks Terminal Wangun dan Check Point Tugu Kujang.

"Sudah Rp 17 juta lebih. Dari Pos Sekat Eks Terminal Wangun yang paling banyak melanggar motor. Kalau di Tugu Kujang mobil. Dendanya mulai dari Rp 50 ribu sampai maksimal Rp 250 ribu," katanya.

Dia menuturkan bahwa bukan hanya sanksi denda, petugas juga memberikan sanksi sosial berupa push up kepada para pelanggar khususnya kepada pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker.

Baca juga: 3 Pengendara Moge Kena Denda Maksimal Rp 250 Ribu, Wali Kota Bogor Jelaskan Alasannya 

Dua Pekan Ganjil-Genap di Kota Bogor, Mobilitas Warga Berkurang Kasus Positif Covid-19 Menurun

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau hari terakhir penerapan ganjil genap di gerbang Tol Bogor, Minggu (14/2/2021).

Menurut Bima, penurunan mobilitas warga cukup signifikan.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas