Tribun

Mbah Jambrong, Dukun Sakti di Sukabumi Jadi Otak Peredaran Uang Palsu, Upal Rp 1,5 Miliar Disita

Seorang dukun di Sukabumi ditangkap polisi karena otaki kasus peredaran uang palsu di tengah pandemi Covid-19 di wilayah Bogor.

Penulis: Theresia Felisiani
Mbah Jambrong, Dukun Sakti di Sukabumi Jadi Otak Peredaran Uang Palsu, Upal Rp 1,5 Miliar Disita
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polsek Cileungsi Polres Bogor berhasil mengungkap kasus peredaraan uang palsu di tengah pandemi yang bermodus dukun pengganda uang. 

TRIBUNNEWS.COM, CILEUNGSI - Polsek Cileungsi Bogor mengamankan lima orang pelaku dalam kasus peredaran uang palsu (upal) di tengah pandemi Covid-19 di wilayah Bogor.

Lima orang pelaku dalam kasus ini yakni inisial AG, AR, DR, EH dan SD.

Para tersangka ini berhasil diamankan di berbagai lokasi sampai di wilayah Bandung.

Peredaran Uang Palsu Diotaku Dukun Mbah Jambrong

Kapolsek Cileungsi AKP Andri Alam mengatakan kelima pelaku punya peran masing-masing.

"AG, AR dan DR berperan sebagai pengedar, EH sebagai perantara dan SD sebagai tersangka utama," kata Kapolsek Cileungsi AKP Andri Alam saat dikonfirmasi TribunnewaBogor.com, Senin (16/8/2021).

Kepolsek mengatakan bahwa SD si pelaku utama ini berperan dengan modus sebagai dukun sakti pengganda uang di daerah Jampang Sukabumi dengan nama Mbah Jambrong.

Barang bukti dalam pengungkapan kasus peredaran uang palsu di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Barang bukti dalam pengungkapan kasus peredaran uang palsu di Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Dokumentasi Humas Polres Bogor)

Kasus Bermula dari Peredaran Uang Palsu di 11 Warung

Kasus ini bermula dengan temuan peredaran uang palsu di wilayah Kecamatan Cileungsi yang dibelanjakan ke 11 warung kemudian ditangkap lah dua orang pelaku pengedar.

"Dua pelaku tersebut mengaku membeli uang palsu dari seseorang bernama Mbah Jamrong di daerah Jampang Surade Sukabumi," kata Andri Alam.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas