Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Dugaan Pungli Satpam Perumahan Permata Buana Kembangan Naik ke Penyidikan

Polisi menduga pemicu keributan karena pungli yang dilakukan pihak satpam, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Kasus Dugaan Pungli Satpam Perumahan Permata Buana Kembangan Naik ke Penyidikan
Instagram @merekamjakarta
Sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan sekumpulan security terlibat saling dorong di Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (20/9/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat masih menangani kasus keributan antara satpam dan warga di Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan.

Sebelumnya video aksi saling dorong belasan satpam dan warga yang sedang melakukan renovasi rumah di kawasan pemukiman elit itu viral di media sosial.

Polisi menduga pemicu keributan karena pungutan liar (pungli) yang dilakukan pihak satpam.

"Saat ini masih berproses. Untuk sementara diduga ada pungli, termasuk perampasan kendaraan, karena kalau yang viral itu kan mobilnya disuruh pergi. Itu yang jadi fokus kami," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2021).

Baca juga: Respons Dinas Kesehatan DKI Soal Temuan 25 Klaster Covid-19 Selama PTM

Dalam perkembangannya, polisi sudah menaikkan perkara itu ke tingkat penyidikan.

Pengusutan kasus keributan  yang dilaporkan korban yang juga warga perumahan Permata Buana bernama Candy itu terus berlanjut. 

"Kasusnya sudah naik sidik, artinya akan dilakukan penyidikan. Kalau agenda berikutnya untuk terlapor dalam hal ini satpam sudah bukan wawancara lagi, tapi sudah kita periksa sebagai saksi," terang Joko.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ada praktik pungli dalam kasus keributan itu.

Sebelumnya, pascakejadian Senin (20/9/2021) kemarin, Polres Metro Jakarta Pusat langsung memeriksa 17 satpam yang diduga terlibat dalam aksi saling dorong dengan warga perumahan tersebut.

"Yang sedang kita sidik ini memang berdasarkan laporan korban ada praktik pungli. Satpam yang 17 itu kerja, tapi praktik itu ada yang memerintah. Nanti kita lihat siapa yang berperan atau tokoh utamanya terkait perintah untuk penarikan uang deposito yang diduga itu pungli," kata dia.

Baca juga: Diduga Memeras, Warga Perumahan Permata Buana Cekcok dengan Satpam

Sebagai informasi, sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok satpam kompleks perumahan Permata Buana terlibat cekcok dengan warga pada Senin (20/9/2021) siang.

Lokasi kejadian di Jalan Pulau Pantara Perumahan Permata Buana saat pemilik rumah ingin menurunkan tanaman dari sebuah mobil pikap terbuka.

Ketika menurunkan tanaman, tiba-tiba pengemudi mobil bak diadang sekelompok satpam untuk menghentikan aktivitas renovasi.

Tampak kedua pihak melakukan saling dorong dan berteriak minta tolong. 

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas