Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri Siap Evaluasi Kerjasama Polri dengan Australia

Penyadapan yang dilakukan pemerintah Australia terhadap sejumlah tokoh penting Indonesia bisa berdampak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Penyadapan yang dilakukan pemerintah Australia terhadap sejumlah tokoh penting Indonesia bisa berdampak terhadap kerjasama antara Polri dan Australia Federal Police (AFP).

Alat-alat cyber crime Polri termasuk alat pelacak yang di miliki Densus 88 Polri memang didatangkan dari Australia setelah peristiwa Bom Bali yang menyebabkan Warga Negara Australia menjadi korban dalam serangan yang dilakukan teroris Nurdin M Top Cs.

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman tidak menampik kerjasama tersebut masih dilakukan dengan pihak Australia.

"Kerjasama yang dilakukan diantaranya Human Trafiking, Transnasional Crime, pelatihan cyber crime dan sebagainya," kata Sutarman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2013).

Dengan adanya kasus penyadapan tersebut, Sutarman belum bisa menentukan kebijakan karena semuanya berada di tangan presiden sebagai pimpinan tertinggi kepolisian.

"Saya belum tahu persis instruksi presiden seperti apa. Kalau memang harus dievaluasi saya kira ini pembicaraan antar negara," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sutarman akan patuh terhadap keputusan yang diambil presiden. "
Ini antar negara. Kita tunggu keputusan bapak presiden. Apapun kita laksanakan," ucapnya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas