Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Diminta Batalkan Pembelian Helikopter AgustaWestland AW101

Kebijakan pemerintah membeli helikopter AgustaWestland AW101 menuai kritik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Jokowi Diminta Batalkan Pembelian Helikopter AgustaWestland AW101
KOMPAS.COM/AGUSTAWESTLAND.COM
Helikopter AgustaWestland AW101 yang akan dibeli TNI Angkatan Udara untuk pesawat kepresidenan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kebijakan pemerintah membeli helikopter AgustaWestland AW101 menuai kritik. Banyak pihak yang menyayangkan bahwa helikopter kepresidenan tidak menggunakan produk dalam negeri yakni buatan PT Dirgantara Indonesia.

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Rahmat Bardja menilai, pembelian helikopter kepresidenan selain dari segi harga terlalu mahal, juga belum dibutuhkan mengingat segi ancaman terhadap kepala negara di Indonesia tidak sebesar negara lain seperti Amerika Serikat (AS).

"Kita bukan seperti AS, ancaman kepala negara cukup besar. Presiden Jokowi tidak seperti Presiden Soekarno. Kalau Jokowi kan tidak pernah diserang, berbeda dengan Soekarno saat memimpin diserang enam kali oleh separatis," kata Bardja, Sabtu (28/11/2015).

Bardja menuturkan, seharusnya PT DI mengambil peran sebagai pembuat helikopter sang presiden sebagai perwujudan Nawacita. Maka itu, ia meminta, Presiden Jokowi tegas membatalkan pembelian helikopter tersebut.

"Untuk Jokowi sebenarnya cukup menggunakan helikopter Super Puma, tinggal spesifikasi teknologinya ditambah. PT DI bisa membuat Super Puma apalagi sudah mengantongi sertifikat pembuatan dari AS," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas