Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Akhit Tahun, Djoko Yakin BSSN Sudah Bisa Bekerja Maksimal

BSSN adalah peleburan dari Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang tadinya dikepalai Djoko Setiadi

Akhit Tahun, Djoko Yakin BSSN Sudah Bisa Bekerja Maksimal
Seno
Kepala BSSN, Mayjen (Purn) Djoko Setiadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memang baru diresmikan pada Desember 2017, tapi persiapan lembaga tersebut sudah dilakukan jauh hari.

Pernyataan ini disampaikan Kepala BSSN, Djoko Setiadi. Menurutnya, BSSN bisa langsung bekerja efektif setelah diresmikan.

Baca: Pesona Peserta Tampan Ini Bikin Semua Wanita Satu Studio Indonesian Idol Melongo!

"Bahwa ketika ada rencana dibentuk badan siber, kami sebagai embrio, memang sudah melakukan persiapan-persiapan," ujarnya dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan media massa, di kantornya di Jakarta Selatan, Jumat, (5/1/2017).

BSSN adalah peleburan dari Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang tadinya dikepalai Djoko Setiadi, dengan Direktorat Keamanan Informatika yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Selain menerima tanggungajwab dari kedua institusi yang dilebur itu, BSSN juga bertanggungajwab mengkoordinasikan bidang siber di Indonesia, termasuk yang ditangani oleh TNI dan Polri.

"Sebagai informasi, anggaran pun BSSN baru akan dibahas tanggal 16 (mendatang) melalui rapat komisi satu," katanya.

Sampai saat ini, BSSN masih baru menyusun sejumlah rencana-rencana, termasuk rencana pengadaan.

Djoko Setiadi memastikan pihaknya tidak akan mengambil alih tanggungajawab yang sudah diemban oleh institusi lain, maupun mengadakan barang yang sebelumnya sudah dimiliki. Ia mengestimasikan BSSN butuh sekitar Rp 1 - 2 triliun.

"Kita pastikan tidak ada duplikasi, duplikasi tanggungjawab maupun barang," katanya.

Sebelum akhir tahun 2018 ini, diharapkan semua yang dibutuhkan agar BSSN bisa berfungsi maksimal, sudah bisa terpenuhi.

Djoko Setiadi mengatakan dengan demikian, tahun depan di mana Indonesia akan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, BSSN sudah berfungsi maksimal.

"Akhir tahun ini sudah pasti (selesai), jadi 2019 betul-betul aman," katanya.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas