Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Terduga Teroris di Surabaya Dikenal Tertutup

Pelaku pengeboman di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018), dinilai sangat tertutup.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Sementara itu, Puji, yang mengenakan cadar saat pengeboman, tak biasa tampil bercadar sehari-hari.

"Pakai kerudung, iya. Tapi tidak pakai cadar," tutur Adi.

Menurut laporan satpam, rumah Dita pernah digunakan untuk latihan silat, tapi warga tak menganggap hal itu mencurigakan.

Dita juga pernah menjadi pembuat jamu lalu menjadi pembuat minyak kemiri.

"Dulu pernah limbahnya dibuang di got. Tetangga-tetangga marah," tambahnya.

Pelaku sendiri diketahui merupakan anggota jemaah JAD, kelompok yang merupakan sel jaringan teroris ISIS.

"Dita adalah Ketua JAD (jaringan Ansarut Daulah) Surabaya. Jaringan ini kaitannya dengan JAT (Jaringan Ansarut Tauhid). Keduanya terkait dengan ISIS," terang Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini pimpinan mereka, Abdurrahman, tengah ditahan di Mako Brimob.

Diberitakan sebelumnya, serangan bom bunuh diri secara hampir bersamaan terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan DIponegoro, lalu Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja GPPS Jalan Arjuno, Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Hingga Minggu malam sekitar pukul 21.45 WIB, tercatat sebanyak 14 korban meninggal dan 42 luka-luka.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber: Tribun Video
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas