Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua DPR Bangga 1.350 Kader FKPPI Sukarela Ikuti Jambore Bela Negara

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga kepada 1.350 kader FKPPI yang sukarela mengikuti Jambore Bela Negara.

Ketua DPR Bangga 1.350 Kader FKPPI Sukarela Ikuti Jambore Bela Negara
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat penutupan Jambore Bela Negara FKPPI di Jakarta, Minggu (9/12/18). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga kepada 1.350 kader Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan TNI-Polri Indonesia (FKPPI) yang sukarela mengikuti Jambore Bela Negara.

Datang dari 34 provinsi dengan biaya sendiri, para peserta Jambore Bela Negara meneguhkan semangat cinta tanah air dan mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa tentang dari mana asal-usul mereka.

“Karena kita lahir dari rahim Ibu Pertiwi, wajib bagi kita mendermakan diri menjaga kelangsungan Indonesia agar tetap eksis, tidak terkoyak oleh perang saudara maupun intoleransi yang tiada guna,” ujar Bamsoet saat penutupan Jambore Bela Negara FKPPI di Jakarta, Minggu (9/12/18).

Baca: Mendikbud Sebut Pertama Kali Kongres Kebudayaan Dilaksanakan dengan Format Berbeda

Jambore Bela Negara FKPPI dibuka secara resmi Presiden Joko Widodo pada 7 Desember 2018.

Acara ditutup Inspektur Jenderal TNI Letjen TNI Muhammad Herindra hari ini.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, selama mengikuti Jambore Bela Negara dari 7 hingga 9 Desember 2018, para peserta banyak mendapatkan materi wawasan kebangsaan dari berbagai tokoh nasional.

Selain dirinya sebagai Ketua DPR RI, tokoh lain yang turut berpartisipasi antara lain Menteri Pertahanan Jenderal TNI (purn) Ryamizard Ryacudu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Mayjen TNI (purn) Sudarmono serta Asrena Kapolri Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono.

Baca: Anies Baswedan Bakal Gelar Konvoi Besok untuk Rayakan Kemenangan Persija Jakarta

“Selain itu, para peserta juga mendapat penempaan disiplin dan ketrampilan yel-yel dengan bantuan instruktur pendamping dari Marinir TNI Angkatan Laut,” tutur Bamsoet.

Legislator Partai Golkar Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini mengingatkan agar upaya bela negara jangan dijadikan ajang gagah-gagahan. Melainkan menjadi kehormatan bagi setiap warga yang dijalankan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan keikhlasan.

Baca: Persija Jakarta Juara Liga 1, walaupun PSM menang besar

“Saat menerima kunjungan Parlemen maupun Duta Besar dari berbagai negara, mereka terkadang bertanya kepada saya kenapa Bangsa Indonesia dengan luas wilayah yang besar dan kondisi yang majemuk, namun masih tetap solid hingga kini. Kita tidak terjebak perang saudara, sebagaimana yang terjadi di Timur Tengah maupun belahan dunia lainnya. Saya jawab, karena kita punya Pancasila,” tegas Bamsoet.

Sebagai penguat solidaritas kebangsaan, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengajak semua elemen bangsa menjaga dan mengamalkan Pancasila dari ancaman ideologi impor yang merongrong NKRI.

Siapapun yang mengganggu Pancasila, sama saja dengan mengganggu FKPPI dan mengganggu kedamaian Bangsa Indonesia.

“Jangan coba benturkan Pancasila dengan ajaran atau ideologi lainnya. Siapapun yang ingin membenturkan, sama saja ingin memecah belah bangsa. Padahal, para pejuang dan generasi terdahulu kita sudah susah payah menggapai kemerdekaan, sehingga kita bisa menikmati kedamaian di Bumi Indonesia,” kata Bamsoet.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas