Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Polda Metro Jaya: Pemeriksaan Novel Baswedan Hari Ini Bukan Bentuk Formalitas Penyidik

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, membantah pemeriksaan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, hari ini hanya bentuk formalitas.

Polda Metro Jaya: Pemeriksaan Novel Baswedan Hari Ini Bukan Bentuk Formalitas Penyidik
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, membantah pemeriksaan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, hari ini hanya bentuk formalitas belaka.

Argo menanggapi pernyataan tim kuasa hukum Novel Baswedan yang berharap pemeriksaan kliennya hari ini bukan hanya bentuk formalitas untuk memperingati 800 hari kasus penyiraman air keras.

"Pemeriksaan Novel Baswedan hari ini terkait kasusnya bukan bentuk formalitas dari penyidik," ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).

Dirinya justru berharap penyidik mendapatkan keterangan tambahan dari Novel dalam pemeriksaan hari ini.

Baca: Nenek Usia 100 Tahun Diserang Pemuda saat Melipat Kardus, Barangnya Dirampas hingga Ia Jatuh Pingsan

Baca: Respons KPK Terkait 9 Jenderal Polisi Akan Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK

Baca: Gagal ke Final Piala Asia Futsal U-20 2019, Timnas Futsal U-20 Indonesia Tuai Pujian Pelatih Lawan

"Semoga mendapat keterangan yang berarti dan tambahan informasi yang valid dari yang bersangkutan," ungkap Argo.

Seperti diketahui, Novel diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan, dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kasus ini telah berlalu selama 800 hari.

Namun, hingga kini pihak kepolisian belum dapat membongkar sosok pelaku penyerang Novel.

Tanya soal kasus e-KTP dan rencana OTT

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Penyidik KPK Diteror

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas