Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menristek Dikti Sudah Petakan Perguruan Tinggi yang Bakal Diisi Rektor Asing

"Sudah dipetakan. Mulai tahun depan kami jajaki 2-5 perguruan tinggi gunakan rektor asing, mulai 2020-2024," paparnya

Menristek Dikti Sudah Petakan Perguruan Tinggi yang Bakal Diisi Rektor Asing
Tribun Jateng/Akbar Hari Mukti
Menristekdikti Mohamad Nasir dan Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mendatangi prosesi siraman di pengambilan sumpah dokter baru di gedung FK Undip, Kamis (1/8/2019) 

"Ia mengaku pernah jadi rektor di universitas di Korea. Dulunya kampus biasa, sekarang jadi universitas besar berperingkat bagus."

"Sementara yang dari Amerika dan Inggris, menanyakan teknis penerapannya nanti seperti apa di Indonesia," ujar dia.

Namun pihaknya masih mendalami permintaan para profesor luar negeri tersebut. Menurut Nasir, mereka yang ditunjuk harus benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik.

Yaitu mendongkrak peringkat perguruan tinggi yang dipimpinnya jauh lebih baik.

"Nanti teknisnya profesor yang ditunjuk, ada kesepakatan dengan kami. Dalam. Jangka waktu berapa tahun harus bisa naik."

"Kalau merasa tak bisa, lebih baik tak usah mendaftar," katanya.

Terkait pendanaan, menurutnya menggunakan anggaran dari pusat. Hal itu agar tidak merusak anggaran yang ada di perguruan tinggi yang sudah ditunjuk.

"Jumlah anggarannya belum ada, kami masih koordinasi dengan Menteri Keuangan," urainya.

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama mengaku setuju dengan usulan penggunaan rektor asing dari Menristekdikti.

Yos berpandangan bahwa kampus-kampus di Indonesia harus unjuk gigi di peringkat dunia. Termasuk Undip yang sudah berstatus PTN-BH.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas