28 Oktober Diperingati Bulan Bahasa, Isi Teks Sumpah Pemuda: Bahasa Indonesia Alat Pemersatu Bangsa
Bulan Bahasa diperingati pada 28 Oktober bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda. Hal ini karena bahasa Indonesia, bahasa pemersatu bangsa Indonesia.
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Daryono
Agaknya inilah alasan kita perlu memeringati Bulan Bahasa dan Sastra di Indonesia, baik dari kalangan akademisi, penggiat bahasa, pemerhati bahasa, dan orang-orang yang turut memeriahkan dan momfokuskan akan kegiatan kebahasaan.
Agar sebagai putra-putri Indonesia, kita dapat menghargai bahasa Indonsesia sebagai bahasa resmi negara ini.
Hal ini merupakan sikap kita dalam berbangga terhadap bahasa Indonesia.
Berikut ini teks asli Sumpah Pemuda:
Jika dibaca dengan ejaan baru, begini bunyi teks Sumpah Pemuda:
Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua: Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia."
Baca: Kisah Sejarah Biola WR Supratman di Museum Sumpah Pemuda
Dilansir dari berbagai sumber, pada Kongres Pemuda II, ikrar Sumpah Pemuda dirumuskan tunggal oleh Mohammad Yamin.
Namun, pada waktu itu, rumusan ikrar sumpah pemuda tersebut tidak memiliki sebutan atau judul tertentu seperti yang kita kenal sekarang.
Penyebutan istilah Sumpah Pemuda baru diberlakukan resmi sejak tahun 1959 dengan dikeluarkannya Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 yang menetapkan Hari Sumpah Pemuda sebagai Hari Nasional.
Di sisi lain, dalam Kongres Pemuda II tersebut lagu Indonesia Raya pertama kalinya dinyanyikan di hadapan para peserta kongres.
Oleh karena itu, lagu Indonesia Raya erat kaitannya dengan perstiwa Sumpah Pemuda.
(Tribunnews.com/Nidaul Urwatul)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.