Jadi Anggota Wantimpres, Luthfi bin Yahya: Ini Amanah, Bukan Hal Sepele
Luthfi bin Yahya, Tokoh NU yang juga anggota Wantimpres mengatakan jabatannya itu bukanlah suatu kebanggaan, melainkan merupakan tanggung jawab yang
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
Luthfi bin Yahya, Tokoh NU yang juga anggota Wantimpres mengatakan jabatannya itu bukanlah suatu kebanggaan, melainkan merupakan tanggung jawab yang luar biasa.
"Ini bukan suatu kebanggaan, tapi amanat tanggung jawab, bukan hal sepele. Itu saja. Kita mensyukuri kalau berhasil, bukan kalau dilantik. Kita mensyukuri negara bangsa ini masih percaya. Nah mampp tidak kita jaga kepercayaan itu," tutur Luthfi bin Yahya usai pelantikan di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca: Demokrat Harap 9 Watimpres Tidak Sekedar Jadi Pelengkap
Dikonfirmasi apa alasan dirinya mau menjadi Wantimpres? Luthfi mengaku tidak ada alasan. Semata-mata dia ingin mengambil kontribusi untuk negara dan bangsa.
"Saya tidak punya alasan. Nah kita ingin ambil kontribusi untuk negara dan bangsa ini," tambahnya.
Untuk diketahui Pelantikan Watimpres digelar berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 137/P/2019 Tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden.
Baca: Presiden Jokowi Lantik Sembilan Wantimpres, Wiranto Jadi Ketua
Adapun Ketua Watimpres yaitu Wiranto dan delapan orang lainnya sebagai anggota. Mereka yakni : Sidarto Danusubroto (politikus PDI-P), Dato Sri Tahir (bos Mayapada Group ), Putri Kuswisnu Wardani (bos Mustika Ratu), Mardiono (politikus PPP), Agung Laksono (politikus Golkar), Arifin Panigoro (bos Medco Energi), Sukarwo (mantan Gubernur Jawa Timur) dan Luthfi bin Yahya (Tokoh NU).
Tampak sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju dan pejabat negara lainnya turut hadir di antaranya, Menko PMK Muhadjir Effendi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Terawan Dwi Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Baca: Wiranto Hingga Habib Luthfi Akan Dilantik Jokowi Jadi Wantimpres
Wakil Ketua MPR Arsul Sani, Ketua DPD La Nyala Mattalitti, Ketua MA Hatta Ali, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, dan lain-lain.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.