Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Tapol Ungkap 'Apotek' Sabu di Rutan Salemba

Namun saat ia dan teman-temannya tiba, rutan itu dihuni oleh sekitar 4.300 narapidana dan tahanan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Eks Tapol Ungkap 'Apotek' Sabu di Rutan Salemba
Tribunnews.com
Situasi di gerbang Rutan Salemba 

Yang pasti, tutur Rika, Ditjen PAS berkomitmen untuk memberi layanan pembinaan
yang terbaik bagi seluruh penghuni rutan, baik bagi narapidana maupun tahanan.

Rika mengatakan, permasalahan kapasitas berlebih memang masih menjadi salah satu
masalah utama di sektor pemasyarakatan.

Dia mengungkapkan, penghuni Rutan Salemba saat ini berjumlah 3.249 orang dari
kapasitas yang harusnya hanya untuk 1.500 orang. Sementara, jumlah petugas penjaga dalam satu regu hanya terdiri dari 21-23 orang.

"Memang overcrowding itu menjadi salah satu masalah yang harus dipecahkan karena
menimbulkan berbagai masalah," kata Rika.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menduga mantan tahanan politik Papua Surya Anta Ginting kecewa karena permintaan asimilasinya ditolak.

"Dulu memang yang bersangkutan itu minta untuk diasimilasi. Tapi secara ketentuan tindak pidana itu tidak mungkin. Kita tidak tahu apa dia kecewa. Tapi kami harus tetap tidak boleh berburuksangka," ujar Yasonna.

Yasonna juga sudah memerintahkan Dirjen PAS memeriksa fakta-fakta yang disebut
Surya terkait kondisi di rutan Salemba.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya sudah tugaskan dirjen untuk memeriksa itu. Kita sudah memerintahkan dirjen untuk memeriksa," ujarnya.(Tribun Network/gle/ham/nis/wly)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas