Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaksaan Agung Kembali Raih Predikat WTP

Jaksa Agung mengakui, atas apa yang telah dilakukan, sering kali masih ada saja persoalan dan kekurangan yang belum seluruhnya selesai

Kejaksaan Agung Kembali Raih Predikat WTP
Puspenkum Kejagung
Jaksa Agung mengikuti acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. (BPK RI) atas Laporan pengelolaan dan pertanggung jawaban penggunaan Keuangan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2019 bertempat di Aula Sasana Pradana Kejaksaan Agung RI di Jakarta ; 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2019.

Jaksa Agung RI St. Burhanuddin, Rabu (22/7/2020) mengikuti acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. (BPK RI) atas Laporan pengelolaan dan pertanggung jawaban penggunaan Keuangan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2019 bertempat di Aula Sasana Pradana Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

"Sebagai puncak dari semua upaya kerja keras segenap jajaran dan satuan kerja Korps Adhyaksa dalam pengelolaan keuangan Tahun 2019, saat ini Kejaksaan RI kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI," ujarnya dalam sambutannya.

Baca: MAKI Dorong Kejaksaan Agung Segera Tangkap dan Bekukan Aset Djoko Tjandra

"Pencapaian tersebut tentunya merupakan bentuk kesadaran dan kewajiban untuk mematuhi setiap ketentuan, serta hasil dari komitmen untuk berupaya menjaga dan menyajikan kualitas pengelolaan keuangan yang dilaksanakan dengan tertib dan akuntabel secara berkesinambungan."

Jaksa Agung mengakui, atas apa yang telah dilakukan, sering kali masih ada saja persoalan dan kekurangan yang belum seluruhnya selesai diperbaiki dan disempurnakan.

Baca: Kejaksaan Agung: Kalau Tahu Dimana Djoko Tjandra Pasti Sudah Ditangkap

Oleh karenanya, koreksi dan petunjuk perbaikan atas temuan pada satuan-satuan kerja obyek pemeriksaan yang tertuang dalam LHP, secepatnya diinstruksikan agar segera dipenuhi dan dilaksanakan, terutama untuk segera diidentifikasi dan dievaluasi, sehingga ke depannya diharapkan kekurangan dan kesalahan serupa tidak akan terulang kembali."

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik di lingkungan Kejaksaan RI, maka telah dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :

• Penguatan komitmen kepada seluruh jajaran Kejaksaan RI dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel ;

• Membuat Aplikasi E-Piutang Tilang untuk mendukung akuntabilitas penatausahaan piutang negara khususnya dari akun Denda dan Biaya Perkara Pelanggaran Lalu Lintas, yang mulai diimplementasikan di tahun 2020 ;

• Implementasi aplikasi E-Piutang Uang Pengganti sebagai upaya untuk memudahkan pencatatan, pengelolaan, rekonsiliasi, dan pelaporan piutang uang pengganti secara valid, transparan, dan akuntabel ;

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas