Tribun

Idul Adha 2020

Niat dan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban, Lengkap dengan Syaratnya

Simak niat dan tata cara penyembelihan hewan kurban, lengkap dengan syaratnya.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Niat dan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban, Lengkap dengan Syaratnya
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
(ILUSTRASI) Niat dan tata cara penyembelihan hewan kurban, lengkap dengan syaratnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut niat dan tata cara penyembelihan hewan kurban, lengkap dengan syaratnya

Berkurban merupakan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan selepas salat Idul Adha dan hari-hari Tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Dikutip dari ntb.kemenag.go.id, kurban hukumnya sunah muakad atas orang yang memenuhi syarat-syarat yaitu Islam, merdeka, baligh lagi berakal, dan mampu untuk berkurban.

Baca: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah Sebelum Idul Adha 2020, Disertai Dalil dan Hukumnya

Baca: Niat dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, Lengkap dengan Doa Buka Puasa

Warga bersiap menyembelih sapi kurban di masjid Al-Hakim, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Minggu (11/8/2019). Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah atau 10 Zulhijah yang jatuh 11 Agustus 2019 dirayakan umat muslim dengan melaksanakan Salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Warta Kota/Feri Setiawan
Warga bersiap menyembelih sapi kurban di masjid Al-Hakim, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Minggu (11/8/2019). Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah atau 10 Zulhijah yang jatuh 11 Agustus 2019 dirayakan umat muslim dengan melaksanakan Salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Warta Kota/Feri Setiawan (WARTA KOTA/Feri Setiawan)

Orang yang telah mampu berkurban tetapi tidak melaksanakannya maka menjadi tercela dalam pandangan Islam.

Sebagaimana dalam firman Allah SWT, yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah, Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus” (QS. Al-Kautsar: 2).

Disyariatkan bagi orang yang berkurban bila telah masuk bulan Dzulhijjah untuk tidak mengambil rambut dan kukunya hingga hewan kurbannya disembelih.

Dalam hadis riwayat dari dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya:

“Apabila telah masuk 10 hari pertama (Dzulhijjah) dan salah seorang kalian hendak berkurban, maka janganlah dia mengambil rambut dan kukunya sedikitpun hingga dia menyembelih qurbannya.” (HR. Muslim)

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas