Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jiwa Kewirausahaan yang Kuat, Jujur, Kreatif dan Disiplin Kunci Utama Kompetensi Peserta Didik

Jiwa pengusaha adalah seseorang yang memiliki semangat kreativitas. Mulyatsyah mengatakan tanpa kreativitas, segala hal akan menjadi sulit.

Jiwa Kewirausahaan yang Kuat, Jujur, Kreatif dan Disiplin Kunci Utama Kompetensi Peserta Didik
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi: Sejumlah guru kelas melakukan kegiatan mengajar jarak jauh kepada peserta didik yang ada di rumah masing-masing dengan metode belajar mengajar secara daring (online), di SDN 026 Bojongloa, Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). Proses belajar mengajar daring yang diterapkan di sekolah ini menggunakan aplikasi WhatsApp Group, Google Form, dan Google Classroom. Sementara bagi peserta didik yang tidak memiliki smartphone, pihak sekolah mengharuskan orang tua siswa ke sekolah setiap hari untuk mengambil lembaran soal yang bisa dikerjakan siswa di rumah. Sedangkan hasil pengerjaan soalnya dikumpulkan lewat komite seminggu sekali untuk penilaian. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Mulyatsyah mengatakan jiwa kewirausahaan yang kuat, jujur, kreatif, dan disiplin menjadi salah satu kunci utama kompetensi peserta didik.

Menurutnya, kemampuan ini diperlukan dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan di era abad ke-21.

"Seseorang yang akan menjadi wiraswasta sejati lahir dari sebuah proses. Bukan lahir tiba-tiba saja," ujar Mulyatsyah melalui keterangan tertulis, Minggu (27/9/2020).

Oleh sebab itu, tentu anak-anakku sekalian harus memiliki jiwa yang ulet, semangat juang yang pantang menyerah, selalu melihat ke depan dan melihat halangan atau tantangan adalah peluang untuk masa depan," tambah Mulyatsyah.

Baca: Peserta Didik dan Guru Diminta Melapor kepada Operator Jika Kuota Belajarnya Tak Bisa Mengakses WA

Dia berharap peserta didik bisa memahami dan menjiwai semangat kewirausahaan.

Mulyatsyah menilai para peserta didik harus memiliki jiwa yang jujur. Ia meyakini, usaha apapun akan berhasil jika dibangun dengan cara-cara yang jujur.

"Cara yang jujur akan membuat perkembangan pada usaha kita. Nantinya di masa depan akan (tercapai) keberhasilan, itu tinggal menunggu waktu," kata Mulyatsyah.

Menurut Mulyatsyah, jiwa pengusaha adalah seseorang yang memiliki semangat kreativitas. Mulyatsyah mengatakan tanpa kreativitas, segala hal akan menjadi sulit.

Baca: Pembelajaran Tatap Muka di Wilayah Zona Kuning Maksimal Diisi 18 Peserta Didik

"Orang yang kreatif, selalu optimis. Oleh sebab itu kalian harus memahami dan belajar bagaimana menanamkan jiwa-jiwa optimisme itu," ujar Mulyatsyah.

Seperti diketahui, Kemendikbud menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan Jenjang SMP Tahun 2020.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat angkatan. Angkatan I telah dilaksanakan tanggal 21-22 September 2020.

Siswa yang terpilih oleh dinas pendidikan adalah wakil kabupaten kota yang telah menunjukkan prestasinya, baik akademik maupun non akademik.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas