Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kronologi Pencopotan Kasat Intel Polres Serdang Begadai Gara-gara Gelar Resepsi Pernikahan

AKP Bobi Vaski Pranata dicopot dari jabatannya sebagai Kasat Intel Polres Serdang Bedagai resepsi pernikahan mewah yang mengabaikan protokol kesehatan

Kronologi Pencopotan Kasat Intel Polres Serdang Begadai Gara-gara Gelar Resepsi Pernikahan
IST
AKP Bobi Vaski Pranata dicopot dari jabatan Kasat Intel Polres Sergai karena gelar pesta pernikahan di tengah pandemi Covid-19. 

Dimana seorang oknum perwira polisi menggelar resepsi pernikahan di salah satu gedung di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu pada Sabtu (26/9/2020).

Di video itu terlihat kalau tamu undangan bahkan pengantin sendiri yang merupakan oknum Polri itu tidak memakai masker dan tidak adanya jaga jarak.

Kasus Kapolsek Kembangan

Kasus serupa pernah menimpa Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana. Dia dicopot dari kursi Kapolsek karena menggelar resepsi saat terjadi wabah virus corona.

Tak tanggung-tanggung, acara resepsi tersebut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono .

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjadi salah satu tamu undangan yang menghadiri pesta pernikahan Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana dengan selebgram Rica Andriani.

Komisioner Kompolnas, Andrea Poeloengan, menyayangkan kehadiran Wakapolri Gatot Eddy di tengah pesta pernikahan tersebut.

Menurutnya, bekas Kapolda Metro Jaya itu seharusnya juga mendapat sanksi disiplin.

“Tidak hanya Kapolsek saja yang kena sanksi kode etik atau disiplin, tetapi seluruh anggota atau pejabat Polri yang hadir wajib diperiksa Propam," kata Andrea seperti dikutip KompasTV pada Jumat, 3 April 2020.

Andrea mengungkapkan alasan mereka wajib diperiksa terkait kode etik dan disiplin oleh Propam karena telah melanggar perintah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Lewat maklumat Kapolri, dia menilai, perintah tersebut bukanlah sembarangan karena merupakan perpanjangan perintah dari Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui,  pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pesta pernikahan digelar oleh Kompol Fahrul Sudiana di tengah pandemi virus corona pada 21 Maret 2020 di Hotel Mulia.
Pesta pernikahan digelar oleh Kompol Fahrul Sudiana di tengah pandemi virus corona pada 21 Maret 2020 di Hotel Mulia. (BIDIK LAYAR INSTAGRAM/RICAFAHRULSTRY_)

Karenanya, perintah tersebut harus dilaksanakan oleh setiap anggota Polri. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana akhirnya resmi mencopot Kompol Fahrul Sudiana dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan, Kamis (2/4/2020) hari ini.

Kompol Fahrul Sudiana dimutasi ke bagian analis kebijakan di Polda Metro Jaya.

Pencopotan Kompol Fahrul dari jabatan Kapolsek Kembangan karena ia menggelar pesta pernikahannya di Hotel Mulia, Jakarta Pusat pada 21 Maret 2020. 

Kompol Fahrul dianggap.telah melanggar Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), tertanggal 19 Maret 2020.

(dra/tri bun-medan.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Gelar Resepsi Pernikahan Mewah dan Abaikan Protokol, Kasat Intel Polres Sergai Pasrah Dicopot

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas