Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Permohonan Habsi-Irwan Soal Sengketa Pilkada Mamuju Tak Dilanjutkan MK

Permohonan yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Nomor urut 02 Habsi Wahid-Irwan Satya Putra

Permohonan Habsi-Irwan Soal Sengketa Pilkada Mamuju Tak Dilanjutkan MK
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
sidang MK 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Permohonan yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Nomor urut 02 Habsi Wahid-Irwan Satya Putra Pababari tidak dapat diterima.

Putusan Nomor 122/PHP.BUP-XIX/2021 dibacakan pada sidang pembacaan putusan yang digelar di Ruang Sidang Pleno pada Rabu (17/2/2021).

“Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” ucap Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang dihadiri sembilan majelis hakim konstitusi, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya, Pemohon dalam permohonannya mendalilkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Mamuju (Termohon) dengan meloloskan Calon Wakil Bupati atas nama Ado Mas’ud, padahal Ado telah menggunakan ijazah orang lain.

Baca juga: Lewati Tenggat Waktu, Permohonan Sengketa Hasil Pilkada Tapanuli Selatan Tak Diterima MK

Hal tersebut dikarenakan Termohon tidak melakukan verifikasi aktual dan komprehensif terhadap berkas pencalonan Ado Mas’ud, sehingga terdapat kekeliruan dalam melakukan penetapan pasangan calon.

Pemohon berdalih telah melaporkan kepada Bawaslu, namun tidak pernah dilakukan klarifikasi kepada Termohon ataupun Pihak Terkait.

Terkait dalil tersebut, Mahkamah dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih mengungkapkan, bahwa Termohon telah melakukan klarifikasi sebagaimana terlampir dalam Putusan Pengadilan Negeri Mamuju Nomor 421/Pen.Odt.P/2021/PN.Mu tanggal 25 Juli 2012.

Baca juga: Lewati Tenggat Waktu, Permohonan Sengketa Hasil Pilkada Tapanuli Selatan Tak Diterima MK

Putusan tersebut memuat penetapan perubahan nama bakal calon yang sebelumnya bernama Mas’ud menjadi Ado Mas’ud.

Hal tersebut juga tertuang dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi Putusan Pengadilan Terkait Perubahan Nama di KTP-elektronik dengan ijazah tanggal 8 September 2020.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas