Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perpres Investasi Minuman Keras

10 Tokoh yang Menolak Perpres Investasi Miras, Said Aqil hingga Arsul Sani

Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol menuai protes dari berbagai pihak

10 Tokoh yang Menolak Perpres Investasi Miras, Said Aqil hingga Arsul Sani
Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi. Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol menuai protes dari berbagai pihak 

Asrorun menegaskan bahwa sikap MUI terhadap peredaran minuman keras telah sangat jelas, yakni menolak.

Sikap tersebut telah dinyatakan dalam rekomendasi Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2009.

"Menegaskan kembali rekomendasi Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2009, sebagai berikut."

"Pemerintah agar melarang peredaran minuman beralkohol di tengah masyarakat dengan tidak memberikan izin pendirian pabrik yang memproduksi minuman tersebut."

"Dan tidak memberikan izin untuk memperdagangkannya, serta menindak secara tegas pihak yang melanggar aturan tersebut," tutur Asrorun.

2. Anggota DPD Papua Barat, Filep Wamafma

Anggota DPD RI dapil Papua Barat, Filep Wamafma menguraikan sikap penolakannya terhadap Perpres Investasi Minuman Keras.

"Jika kita kaitkan dalam konteks Otonomi Khusus (Otsus), secara hukum, UU Cipta Kerja sama sekali tidak memperhitungkan keberadaan UU Otsus terutama daerah Papua/Papua Barat sebagai wilayah khusus."

"Jangankan UU Otsus, UU Pemerintahan Daerah pun menjadi tidak berkutik di hadapan UU Cipta Kerja."
"Sekarang Perpres legalisasi miras turunan Cipta Kerja salah satu contohnya," kata Filep.

"UU Cipta Kerja menciptakan peluang yang sangat luas bagi masuknya investasi, namun memangkas sifat desentralisasi otonomi daerah, dan tidak memperhitungkan wilayah dengan Otonomi Khusus seperti Papua/Papua Barat," tambahnya lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas