Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Reshuffle Kabinet

Nama Calon Menteri Baru Belum Masuk ke Seskab

Hingga dua pekan setelah persetujuan DPR itu belum diketahui pasti kapan reshuffle akan diumumkan dan siapa menteri yang akan diganti.

Nama Calon Menteri Baru Belum Masuk ke Seskab
Ist
Presiden Joko Widodo 

"Dan isinya, beliau belum memberi tahu kepada saya karena memang itu adalah hak dari Presiden untuk sampaikan kepada publik. Jadi bukan kami yang menyampaikan," jelas Fadjroel.

Fadjroel menjelaskan kemungkinan reshuffle kabinet baru akan diumumkan setelah Perpres Kemendikbud Ristek, Kementerian Investasi, dan BRIN selesai dibuat.

Adapun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon meminta Jokowi agar tak melakukan reshuffle untuk sekadar coba-coba.

Dia khawatir hal itu akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah, khususnya dalam menangani pandemi virus corona.

"Jadi jangan trial and error dan kemudian terjadi tambal sulam. Saya khawatir ini akan menimbulkan kalau salah satu distrust kepada pemerintah, dan distrust ini akan menambah kompleks situasi pandemi, ekonomi, dan sebagainya," kata Fadli.

Menurut Fadli, Jokowi seharusnya melakukan reshuffle secara holistik dengan satu tim yang memiliki kredibilitas. Di tengah pandemi, ia berharap Jokowi juga mengambil keputusan dengan matang.

"Kalau mau reshuffle, lakukan dengan radikal dalam arti memang secara holistik dengan satu tim yang benar-benar punya kredibilitas dan mengerti apa yang mesti dilakukan, membaca, dan mediagnosanya itu benar ibaratnya benar, dari jauh saja kelihatan, misalnya ini obatnya ini. Oleh sebab itu, setiap kebijakan di tengah pandemi dan situasi ekonomi sekarang ini itu harus benar-benar hati-hati dengan kalkulasi yang matang dan tepat," sambung Fadli.

Baca juga: Ini Reaksi Nadiem Makarim Saat Ditanya Isu Reshuffle Kabinet

Menanggapi pernyataan Fadli Zon itu, Fadjroel Rachman menepis adanya trial and error dalam perombakan kabinet.

"Tidak ada trial error sebenarnya, yang ada upaya kepemimpinan yang baik itu kan selalu berupaya adaptatif terhadap perubahan yang terjadi, seperti juga perusahaan, negara ini, pemerintah itu kan juga sebuah living organization, suatu organisasi yang hidup," ujarnya.

"Dan organisasi yang hidup, dia harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi. Apalagi perubahan kondisi sekarang ini, kira berhadapan langsung dengan krisis pandemi," kata Fadjroel.(tribun network/dit/dod)

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas