Tribun

Tak Cuma di Kota Besar, Program Kartu Prakerja Dipastikan Tersebar dari Sabang hingga Merauke

Daerah terluar seperti Pulau Miangas Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sejumlah penduduknya tergabung dan mengikuti program Kartu Pra

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tak Cuma di Kota Besar, Program Kartu Prakerja Dipastikan Tersebar dari Sabang hingga Merauke
tangkapan layar di kanal YouTube Kompastv
Direktur Eksekutif PMO Prakerja, Denni Puspa Purbasari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan program Kartu Prakerja tersebar dan dirasakan oleh seluruh masyarakat yang kesulitan imbas pandemi Covid-19, dari Sabang (Provinsi Aceh) hingga Merauke (Provinsi Papua).

Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Manajer Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam dialog produktif bertema Apa Kabar Kartu Prakerja secara virtual, Kamis (23/9/2021).

Denni mencontohkan, daerah terluar seperti Pulau Miangas yang masuk dalam Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sejumlah penduduknya tergabung dan mengikuti program Kartu Prakerja.

“Kita mampu menjangkau Kabupaten Kota se-Indonesia. Jadi dari Sabang sampai Merauke dan juga Pulau Miangas sampai Pulau Rote ada semua,” papar Denni Puspa Purbasari, Kamis (23/9/2021).

“Untuk di kecamatan Miangas sendiri ada 9 penerima kartu Prakerja,” sambungnya.

Denni juga membeberkan sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan program Kartu Prakerja yang telah bergulir satu tahun lebih ini.

Baca juga: Ini Pesan Denni Purbasari untuk 44 Ribu Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17

Permasalahannya yakni berkaitan dengan infrastruktur penunjang. Seperti internet dan juga perangkat smartphone atau laptop.

“Kalau kendala memang di berbagai daerah memang masalahnya internet. Sebenarnya ada internet (di daerah tersebut) hanya saja tidak stabil.

“Kedua, di sini kan tidak semua memiliki gadget (yang bagus spesifikasinya). Karena itu sejak awal program pada 2020 kami telah meminta bantuan kepada Menteri Dalam Negeri, dan beliau telah mengeluarkan surat edaran agar 5 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) untuk membantu pendaftaran para peserta hingga mereka saat mengikuti pelatihan,” paparnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, selama setahun lebih program ini digulirkan, tercatat sudah menjangkau 11,4 juta penerima manfaat.

Jumlah ini berdasarkan data sejak gelombang 1 dibuka pada 11 April 2020 hingga saat ini.

Baca juga: CARA Ikut Pelatihan Kartu Prakerja, Ini Bocoran Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22

Bila dirinci lebih lanjut, sebanyak 5,5 juta peserta tercatat pada 2020, dan 5,9 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.

“Kami baru saja menetapkan peserta gelombang ke-21. Jumlahnya sehingga pada tahun 2021 ini update-nya adalah 5,9 juta penerima pada tahun 2021,” ucap Denni.

“Sedangkan pada tahun 2020 yang merupakan gelombang 1 sampai 11 itu total penerima program kartu prakerja sebanyak 5,5 juta orang,” pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas