Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Diperkarakan Terkait Kasus Senpi Ilegal, Kivlan Zen: Ini Dendam Politik Wiranto

Kivlan Zen menyebut kasus kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal yang menyeretnya ke pengadilan karena adanya dendam politik.

Diperkarakan Terkait Kasus Senpi Ilegal, Kivlan Zen: Ini Dendam Politik Wiranto
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen menyebut kasus kepemilikan senjata api (senpi) dan amunisi ilegal yang menyeretnya ke pengadilan karena adanya dendam politik.

Pihak yang disebut dendam dan memperkarakan kasusnya ini ialah Wiranto, Mantan Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).

Adapun Wiranto, kata Kivlan, memperkarakan kasus ini berangkat dari hujan kritik yang disampaikannya kepada pemerintah kala membela calon presiden Prabowo Subianto pada aksi demonstrasi penolakan hasil pemilihan presiden tahun 2019, di depan gedung Bawaslu RI dan kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Dendam politik Wiranto. Ini udah jelas itulah Wiranto. Dan dendam politik mereka karena saya banyak mengkritik pemerintah. Saya membela Prabowo di dalam waktu kejadian 21 - 22 Mei itu ada demo, di Lapangan Banteng minta ke Bawaslu bahwa itu tidak sah emangnya Jokowi," kata Kivlan ditemui usai pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Divonis Ringan, Hakim Pertimbangkan Sederet Jasa Kivlan Zen Terhadap Negara

Saat kejadian tersebut, Kivlan Zen disebut sebagai dalang kerusuhan.

Padahal menurutnya saat peristiwa berlangsung ia sedang berada di luar Jakarta.

"Kerusuhan itu dicari siapa yang ditangkap si Iwan-nya bukan saya, saya nggak ada urusannya, dituduh dalangnya. Saya kan nggak berada di sini, di Jakarta saya di luar," kata dia.

Dugaan tersebut lanjut Kivlan Zen, diperkuat dengan perkataan Wiranto yang menyebut bakal menangkapnya terkait kasus kericuhan tersebut.

"Karena dia kan pernah ngomong, tanggal 2 Maret ulang tahun dia, dia ngomong oh kamu saya tangkap ini," kata Kivlan Zen menirukan ulang ucapan Wiranto.

"Terbukti kan. Ya nggak apa - apa, tapi saya tidak merasa dendam kepada jaksa nggak, saya nggak marah,"

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas