Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

AD/ART Partainya Digugat, Waketum Demokrat: Saya Percaya Independensi MA, Takkan Mudah Terintervensi

Soal gugatan Moeldoko pada AD/ART partai, Waketum Demokrat percaya sepenuhnya pada MA yang memiliki Independensi dan takkan mudah terintervensi.

AD/ART Partainya Digugat, Waketum Demokrat: Saya Percaya Independensi MA, Takkan Mudah Terintervensi
Tribunnews/Chaerul Umam
Benny K Harman. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Demokrat, Benny K Harman, turut merespons soal gugatan yang diajukan kubu Moeldoko terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat 2020. 

Benny menyebut, pihaknya akan sepenuhnya percaya kepada Mahkamah Agung (MA) yang tetap menjaga independensinya demi tegaknya keadilan.

Ia meyakini, MA tidak akan terintervensi oleh pihak manapun, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Hal tersebut disampaikan Benny kepada Tribunnews.com, Senin (27/9/2021) kemarin.

"Saya tetap menaruh kepercayaan penuh kepada MA untuk tetap menjaga independensinya dengan berani menolak segala upaya intervensi baik langsung maupun tidak langsung dari pihak eksternal yang akan mempengaruhi putusannya demi tegaknya keadilan," kata Benny.

Baca juga: Gugatan AD/ART Demokrat Dinilai jadi Serangan Serius Kubu Moeldoko, Bisa Buat KLB Tidak Abal-abal

Baca juga: Pengamat Heran Yusril Ihza Mahendra Bantu Kubu Moeldoko Gugat AD/ART Demokrat: Bisa Berbahaya

Jika MA menerima gugatan tersebut, maka tentunya akan menjadi preseden buruk untuk kehidupan kepartaian di tanah air. 

Bukan hanya menerobos jalan baru untuk intervensi kekuasaan dalam urusan internal parpol, tapi juga akan mengganggu otonomi parpol dalam mengurus dirinya sendiri. 

Demokrat Sayangkan Yusril Jadi Kuasa Hukum Moeldoko

Partai Demokrat menyayangkan keputusan Yusril Ihza Mahendra (YIM) untuk menjadi kuasa hukum kubu Moeldoko dalam menggugat AD/ART Partai Demokrat 2020.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menilai reputasi Yusril telah tercoreng akibat keputusan yang diambilnya itu.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas