Tribun

Sabam Sirait Meninggal Dunia

Maruarar Sirait Kenang Empat Tradisi yang Diajarkan Ayahanda Sabam Sirait

Putra sulung Sabam Sirait, Maruarar Sirait menyampaikan ada empat tradisi yang diajarkan ayahanda selama hidup.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Maruarar Sirait Kenang Empat Tradisi yang Diajarkan Ayahanda Sabam Sirait
Tribunnews/Reynas Abdila
Sebanyak 12 tembakan salvo turut mengiringi prosesi pemakaman anggota DPD RI Sabam Sirait di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (3/9/2021) petang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra sulung Sabam Sirait, Maruarar Sirait menyampaikan ada empat tradisi yang diajarkan ayahanda selama hidup.

Menurutnya, keempat hal tersebut sudah tertanam dan tidak akan pernah dilupakan.

"Pertama tradisi politik kebangsaan, politik pancasilais," kata Bung Ara sapaannya, di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Sempat Kirim Dokter Kepresidenan Sebelum Sabam Sirait Meninggal

Tradisi yang kedua, ajaran bergotong royong di tengah kekurangan.

"Puluhan tahun kami berada di rezim berbeda-beda. Secara politik pasti tidak mudah, disitulah dengan kokoh kami bangga dengan orang tua kami bisa bertahan pada saat-saat sulit," tutur Ara.

Ia melanjutkan tradisi ketiga yakni tidak boleh sombong apabila memenangkan kontestasi politik.

Ara meyakini setiap partai politik tidak ada yang selalu menang.

Baca juga: Luhut: Sabam Sirait Seorang Patriot yang Mengabdi untuk Demokrasi

"Ada waktunya menang, dan tentu ada waktunya kalah. Persahabatan dan perkawanan itu lebih abadi," kata dia.

Keempat, Ara mengatakan tradisi adat Batak yang sangat melekat di dalam keluarga.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas