Tribun

Kartu PraKerja

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Berikutnya akan Dibuka Lagi? Berikut Penjelasannya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 telah ditutup, lalu kapan Kartu Prakerja gelombang berikutnya akan dibuka? simak penjelasannya berikut ini.

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Arif Fajar Nasucha
Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Berikutnya akan Dibuka Lagi? Berikut Penjelasannya
Tangkap layar prakerja.go.id
Pendaftaran Kartu Prakerja 

TRIBUNNEWS.COM - Sehubungan dengan pengumuman hasil seleksi Kartu Prakerja gelombang 22, banyak masyarakat yang menanyakan mengenai keberlanjutan dari program Kartu Prakerja ini.

Apakah masih ada kesempatan bagi peserta Kartu Prakerja yang gagal untuk mendaftar lagi di gelombang berikutnya? dan kapan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang berikutnya dibuka lagi?

Berdasarkan penjelasan dari Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada wartawan Tribunnews, Kartu Prakerja gelombang 22 merupakan gelombang pemulihan di semester 2 tahun 2021, sebab masih ada kuota yang tersisa dari kepesertaan yang dicabut dari gelombang 18-21.

Disampaikan juga bahwa Kartu Prakerja gelombang 22 merupakan gelombang penutup pada tahun ini.

"Gelombang 22 ini juga menjadi penutup rangkaian penerimaan di program Kartu Prakerja," ucap Louisa pada Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja serta Cara Sambungkan Nomor Rekening atau E-Wallet

Tetapi kemungkinan besar program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada Tahun 2022.

Program Kartu Prakerja dinyatakan masuk dalam program Akselerasi Reformasi menuju sistem Perlinsos Sepanjang Hayat dan Adaptif, untuk mempercepat penurunan kemiskinan, untuk meningkatkan kesejahteraan, dan pembangunan SDM jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun 2022 pada 16 Agustus 2021, lalu.

Pada konferensi tersebut disampaikan bahwa program Kartu Prakerja masuk dalam program perlindungan sosial yang diperuntukkan bagi usia produktif 19-59 tahun, yang total anggarannya mencapai Rp 54,9 triliun.

"Kita menganggarkan untuk perlinsos yang baku seperti PKH, Kartu Sembako dan Kartu Prakerja," ungkap Sri Mulyani.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas