Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendikbudristek Nadiem: Kurikulum Prototipe Ciptakan Anak Berpikiran Kritis

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan kurikulum prototipe merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan perubahan dalam pengembangan karakter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Mendikbudristek Nadiem: Kurikulum Prototipe Ciptakan Anak Berpikiran Kritis
Istimewa
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. 

Nadiem: Kurikulum Prototipe Ciptakan Anak Berpikiran Kritis

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan kurikulum prototipe merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan perubahan dalam pengembangan karakter dan pola pikir siswa.

Kurikulum prototipe, kata Nadiem, mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar.

“Dengan kurikulum ini, kita ingin menciptakan perubahan pada anak yang memiliki kemampuan berkolaborasi, kemampuan berpikir kritis, belajar berdebat, dan membuat inisiatif-inisiatif sesuai dengan kebutuhannya," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Selasa (18/1/2022).

Di sisi lain, Nadiem mengatakan kurikulum prototipe memberi fleksibilitas dan ruang besar bagi kearifan lokal.

Baca juga: Kunker, Menteri Nadiem Sambangi 2 Universitas dan SMPN 2 Bandung 

Sehingga setiap satuan pendidikan dapat menunjukkan karakter dan keunikannya masing-masing.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini adalah kesempatan bagi bapak ibu guru untuk melakukan perubahan, jadi mohon untuk tidak disia-siakan," kata Nadiem.

Kemendikbudristek memperkenalkan Kurikulum Prototipe sebagai opsi tambahan bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran.

Kurikulum Prototipe ini mulai diterapkan di Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK).

Ke depannya, untuk mendorong pemulihan pembelajaran, mulai tahun 2022 hingga 2024 semua satuan pendidikan diberikan tiga opsi dalam kurikulum nasional, yaitu Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum Prototipe. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas