Tribun

Wapres Ma'ruf Amin Minta Para Da'i Tingkatkan Kualitas Konten Dakwah

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta para da'i meningkatkan kualitas konten dakwah.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Wapres Ma'ruf Amin Minta Para Da'i Tingkatkan Kualitas Konten Dakwah
www.kominfo.go.id
Wapres Ma'ruf Amin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta para da'i meningkatkan kualitas konten dakwah.

Wapres menilai frekuensi dakwah ulama di Indonesia saat ini sudah sangat banyak.

"Kuncinya itu kaderisasi da’i, bukan hanya sekedar materi atau konten tetapi juga pribadinya yang harus kita betulkan itu, itu menurut saya sangat penting, itulah kita diskusikan seperti apa, bagaimana caranya," ucap Ma'ruf melalui keterangan tertulis, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Wapres Minta KPRBN Buat Terobosan Penggunaan Anggaran Penanganan Kemiskinan Lebih Efektif

Hal tersebut diungkapkan oleh Ma'ruf saat memberikan sambutan pada Pembukaan Muktamar Al-Ittihadiyah ke-20 tahun 2022 di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Rabu  (14/9/2022).

Peningkatan kualitas konten dakwah, kata Ma'ruf, adalah konten yang dapat mudah dipahami yang sesuai dengan kebutuhan umat Islam dalam menjalani kehidupan di dunia yang dirahmati Allah SWT.

“Kontennya yang sesuai dengan selera, dengan keinginan, dengan cara yang memang diminati sekarang ini, cara kita menyampaikannya mungkin jangan terlalu tekstualis mungkin perlu uraian-uraian yang lebih sedikit bisa memberikan gambaran yang lebih jelas, tafsir yang lebih jelas atau ibarat yang lebih menarik," jelas Ma'ruf. 

Selain itu, Ma'ruf menilai para da'i memiliki potensi yang dapat menjadi kekuatan untuk bangkit dengan membangun ekonomi umat.

“Karena ini saya kira umat islam harus bergiat membangun ekonomi dan sekarang potensinya ada, aturannya ada, lapangannya ada, dan sekarang sudah bukan menjadi gerakan nasional, gerakan global semua itu,” tutur Ma'ruf.

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf juga mengutip Syekh Al Nawawi Bantani bahwa apabila mencari rezeki, kita berusaha dengan tetap menegakkan hak-hak Allah tanpa ada kelalaian terhadap agama itu.

Bahkan itu adalah jihad besar, jihad ekonomi yaitu berjuang bagaimana mencari rezeki yang halal, yang sesuai dengan syariat.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas