Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Firli Bahuri Jadi Ketua KPK meski Kerap Langgar Etik, Agus Rahardjo Akui Salah Tak Lakukan Apa-apa

Agus Rahardjo mengakui salah tidak melakukan apa-apa ketika Firli bisa dengan mulus menjadi Ketua KPK meski kerap melanggar etik.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Firli Bahuri Jadi Ketua KPK meski Kerap Langgar Etik, Agus Rahardjo Akui Salah Tak Lakukan Apa-apa
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua KPK, Agus Rahardjo memberikan keterangan terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019) malam. KPK menetapkan 6 orang sebagai tersangka yang salah satunya anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Dhamantra terkait kasus dugaan suap impor bawang putih dengan barang bukti uang 50 ribu USD dan bukti transfer. Agus Rahardjo mengakui salah tidak melakukan apa-apa ketika Firli bisa dengan mulus menjadi Ketua KPK meski kerap melanggar etik. Tribunnews/Irwan Rismawan 

"Surat terbuka saat itu dibaca oleh banyak orang saat itu," jelasnya.

Agus mengatakan surat terbuka yang dituliskannya itu terkait rekam jejak yang buruk dari Firli ketika menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Namun, sambungnya, Jokowi tidak menggubris surat terbuka dari Agus itu.

"Nggak didengar (oleh Jokowi)," ujarnya.

Deretan Pelanggaran Etik dan Kontroversi saat Firli di KPK

Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara capacity building di Jakarta pada 30-31 Mei 2023.
Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara capacity building di Jakarta pada 30-31 Mei 2023. (Ist)

Pelanggaran etik oleh Firli kerap dilakukan ketika dirinya aktif menjadi pegawai di KPK seperti saat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK atau Ketua KPK.

Terbaru, dia bahkan ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo atau SYL.

Berita Rekomendasi

Sementara saat menjabat Deputi Penindakan, deretan pelanggaran etik juga pernah dia lakukan seperti pernah menjemput saksi Wakil Ketua BPK, Bahrullah pada tahun 2021.

Kemudian, dia juga sempat bertemu dengan mantan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Madji atau Tuan Guru Bajang (TGB) pada 12 dan 13 Mei 2019.

Padahal saat itu, KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi kepemilikan saham PT Newmont yang melibatkan Pemprov NTB.

Baca juga: Berkaca Kasus Lili Pintauli, MAKI Desak Dewas KPK Segera Jatuhi Sanksi Etik ke Firli Bahuri

Tak sampai disitu, Firli juga pernah dilaporkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) ke Dewas KPK lantaran diduga menggunakan helikopter untuk perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja, Sumatera Selatan pada 20 Juni 2020.

Sebelum menjadi tersangka kasus pemerasan, Firli bahkan sempat menemui mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe pada November 2022 lalu ketika masih menjabat sebagai Ketua KPK.

Padahal saat itu, Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Bahkan, Firli sampai terbang ke kediaman Lukas Enembe di Distrik Koya Tengah, Jayapura, Papua.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Sri Juliati)

Artikel lain terkait Firli Bahuri Terjerat Kasus Korupsi

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas