Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ompreng Murahan di Dapur MBG Bisa Picu Keracunan, BGN Diminta Tertibkan

Ompreng murahan di dapur MBG bisa picu keracunan. BGN diminta tertibkan sebelum makin banyak siswa jadi korban.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ompreng Murahan di Dapur MBG Bisa Picu Keracunan, BGN Diminta Tertibkan
Instagram @fakta.indo/@lbj_jakarta, Kompas.com/Bagus Puji Panuntun
DAPUR MBG - Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat disetop buntut viral SPPG mencuci ompreng menggunakan air kotor. 

Ombudsman RI menyebut bahwa sebagian besar kasus terjadi akibat pengolahan tanpa standar, bahan pangan tidak sesuai kontrak, dan lemahnya pengawasan.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mengungkap bahwa beberapa dapur MBG menerima sayuran tidak segar dan lauk-pauk yang tidak lengkap.

Ia juga menyoroti belum diterapkannya standar HACCP dan tidak adanya catatan suhu maupun retained sample di sejumlah dapur.

Baca juga: Korban Keracunan MBG Bisa Ajukan Ganti Rugi, Ini Penjelasan dan Ketentuan LPSK

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah telah menutup sementara sejumlah dapur MBG yang bermasalah.

Ia menegaskan bahwa setiap dapur wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan melakukan sterilisasi alat makan secara rutin. 

“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama,” ujarnya.

Krisna menegaskan bahwa ia tetap mendukung program MBG, namun tata kelola dapur harus diperbaiki.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kita dukung MBG tetap berjalan. Tapi harus diperbaiki tata kelolanya, terutama di area dapur-dapurnya yang memproduksi makanan,” katanya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas