Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Samedi Tidak Mengetahui Aktivitas Pembuatan Petasan di Rumahnya

Samedi mengaku tidak tahu dengan aktivitas pembuatan petasan di rumahnya karena hanya tiga hari sekali dirinya pulang ke rumah tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Samedi Tidak Mengetahui Aktivitas Pembuatan Petasan di Rumahnya
surya/hayu yudha prabowo
KORBAN LEDAKAN - Petugas mengevakuasi jenazah Zainudin, korban tewas akibat ledakan rumah yang diduga disebabkan petasan di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (25/1/2015). 

TRIBUNNEWS.COM. MALANG - Samedi mengaku tidak tahu dengan aktivitas pembuatan petasan di rumahnya karena hanya tiga hari sekali dirinya pulang ke rumah tersebut.

Menurut Samedi, rumah yang meledak itu ditinggali oleh istri ketiganya, Lis Saudah bersama putranya, Sahroni (4). Sedangkan, Samedi sehari-hari sering tinggal di Pabrik Rokok Pisang Agung yang juga berada di desa setempat.

Samedi merupakan pemilik Pabrik Rokok Pisang Agung. "Saya tidak tahu soal petasan. Saya pulang ke rumah sini tiga hari sekali. Saya sering tidur di pabrik," kata Samedi, Minggu (25/1/2015).

Tetapi Samedi mengaku senang membuat petasan. Biasanya, ia membuat petasan ketika menjelang Lebaran dan kalau ada hajatan. "Tapi, saya membuat petasan tidak di rumah sini," ujar Samedi.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas