Inilah Pesawat yang Beroperasi Menjaga Wilayah Perbatasan Indonesia
Panjang bodi pesawat ini 13 meter. Lebarnya mencapai 9,45 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 1.600 kilometer per jam.
Editor: Willem Jonata
Lapooran Wartawan Banjarmasin Post, Nia Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Suara gemuruh begitu nyaring terdengar di langit Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Warga setempat kemudian heboh. Mereka keluar rumah dan melihat ke langit untuk mengetahui apa gerangan yang membuat bising di areal Bandar Syamsudin Noor.
Ternyata ada tiga pesawat tempur yang melintas. Pesawat itu seperti menari di angkasa. Kemudian mendarat sempurna di bandara tersebut, Jumat (18/11/2016).
"Ya, ini pesawat tempur T-50 Golden Eagle buatan Korea Selatan," ucap Danlanud Syamsudin Noor Letkol Pnb Bambang Sadewo.
Pesawat tempur TNI AU tipe Golden Eagle T-50 adalah pesawat tempur yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI) dan Lockheed Martin.
Ini adalah pesawat tempur pertama buatan Korea Selatan yang bisa mencapai kecepatan supersonic.
Panjang bodi pesawat ini 13 meter. Lebarnya mencapai 9,45 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 1.600 kilometer per jam.
"Pesawat temput ini baru saja operasi pengamanan perbatasan dengan alur laut kepulauan Indonesia (pam Alki). Ya, patroli di perbatasan, pesawat mampir di Bandara Syamsudin Noor untuk isi bahan bakar, selain transit juga agar kedirgantaraan dikenal," terang Bambang.(*)