Tribun

5 Nelayan Diduga Hilang saat Mencari Ikan di Perairan Nias

Tim pencari sudah diturunkan untuk melakukan pencarian, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in 5 Nelayan Diduga Hilang saat Mencari Ikan di Perairan Nias
KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWA
Kapal tersebut bertujuan mencari ikan di sekitar Pulau Pini dengan membawa 4 Anak Buah Kapal (ABK) dan 1 Tekong, mayoritas penduduk asal Kota Gunungsitoli, Kapal dengan ciri-ciri Atap Kapal berwanra putih, rumah kapal berwarna biru muda list merah, dan list garis bagian bawah kapal berwarna hitam. 

TRIBUNNEWS.COM, NIAS - Sebuah kapal nelayan untuk mencari ikan yang bertolak dari Desa Moawo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menuju menuju Pulau Pinang, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dikabarkan hilang.

Kapal berangkat pada tanggal 16 Januari 2017 dan hingga kini belum kembali.

Tim pencari sudah diturunkan untuk melakukan pencarian, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Koordinator Pos SAR Nias, Bobby Purba, melalui sambungan telepon, Selasa (24/01/2017), mengatakan, sesuai informasi dari Kepala Desa Moawo Kurniawan bahwa para nelayan itu mestinya sudah pulang pada 21 januari 2017, namun hingga Selasa ini belum kunjung tiba.

"Tim sudah turun hari ini, Selasa (24/01/2017), tetapi kami belum menemukan dan akan melakukan pencarian besok,” jelasnya.

Kapal nelayan tersebut diduga hilang di perairan antara Pulau Nias dan Pulau Pini. Tim sudah berada pada titik GPS TW 0124 18 25, namun hasilnya nihil.

“Kita rencanakan pencarian dengan menyisir jalur yang biasa dilalui kapal tersebut,” kata Bobby.

Tim Pos SAR Nias besok Rabu (25/01/207) kembali melakukan pencarian dengan menggunakan perahu LCR menyusuri jalur berbeda.

Menurut Bobby, tim SAR akan memfokuskan pencariannya di sekitar perairan Pulau Onolimbu hingga Pulau Pini.
 

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas