Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DBD di Sumba Timur Masih Berkecamuk, Pasien Meninggal Bertambah

Kasus demam berdarah dangue (DBD) hingga saat ini masih juga tetap berkecamuk. Pasien meninggal karena DBD semakin bertambah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
zoom-in DBD di Sumba Timur Masih Berkecamuk, Pasien Meninggal Bertambah
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Ilustrasi- Seorang pasien DBD sedang dirawat di RSU Imanuel Waingapu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

TRIBUNNEWS.COM, WAINGAPU- Kasus demam berdarah dangue (DBD) hingga saat ini masih juga tetap berkecamuk. Pasien meninggal karena DBD semakin bertambah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh POS-KUPANG, Senin (15/4/2019) bahwa ada seorang pasien asal dari Napu, Kecamatan Haharu. Pasien itu meninggal saat menjalani penangan medis di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Jumat (12/4/2019).

Baca: Mencabut Tiga Pohon Pisang di Tanahnya Sendiri, Tukang Becak di Pamekasan Diadili

Baca: Selama UNBK, Siswa SMPN 2 Loksado Kabupaten HSS Disewakan Rumah untuk Tinggal

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Dr. Lely Harakai, M.Kes ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM, melalui pesan WhatsApp terkait Informasi itu, Senin (15/4/2019) membenarkan informasi itu bahwa seorang pasien DBD meninggal di RSUD, pasien itu bernama Mersi Padu Lemba asal Desa Napu, Kecamatan Haharu.

"Ia, betul pak,"tulis Dr. Lely di pesan WhatsApp.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas