Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penghinaan di Media Sosial

Sebelum Ditangkap, Wanita Penghina Wali Kota Surabaya Risma sempat Sembunyi di Lantai 2 Rumahnya

Sebelum akhirnya ditangkap pihak kepolisian, wanita penghina Walikota Surabaya, Tri Risma sempat bersembunyi di lantai dua rumahnya.

Sebelum Ditangkap, Wanita Penghina Wali Kota Surabaya Risma sempat Sembunyi di Lantai 2 Rumahnya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rumah diduga pemilik akun yang menghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini 

Akun facebook Zikria Dzatil kemudian mengungah foto Risma dengan caption tak pantas.

Widodo, Narahubung Forum Arek Suroboyo Wani itu menegaskan, jika ada dua akun di media sosial yang dilaporkan oleh forum masyarakat tersebut berikut bukti capture unggahannya.

"Ada dua akun facebook, yakni Zikria Zatil dan Farel Grunch.

Kedatangan kami disini melaporkan secara resmi sekaligus menggelar aksi damai," beber Widodo.

Menurut Widodo, penting kasus tersebut ditindak lanjuti lantaran khawatir jika dibiarkan akan merusak tatanan demokrasi yang beradab.

"Hal ini sebagai wujud dukungan moril kepada Bu Wali Kota, serta sebagai upaya merawat atmosfer demokrasi yang sehat dan cerdas dengan tidak menyalahgunakan media sosial,"tambahnya.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Forum Arek Suroboyo Wani ditemui oleh Kasatintelkam Polrestabes Surabaya, AKBP Whimboko dan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

"Tadi kami sudah mendapat informasi jika dari bagian hukum Pemkot Surabaya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya.

Nanti ini yang akan kami sampaikan kepada forum kami," tandasnya.

Ditangkap Malam Hari

Polisi menciduk pemilik akun Zikria Dzatil pada malam hari di rumahnya dikawasan Katulampa, Kota Bogor.

Penangkapan ini juga turut disaksikan oleh ketua RT setempat, Komar Saleh.

Dia menceritakan bahwa penangkapan itu terjadi pada Jumat (31/1/2020) malam.

"Magrib (petugas kepolisian) udah pada ngumpul, ada 5 mobil. Jam 21.00 WIB kita masuk rumahnya," kata Komar Saleh kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (2/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa penangkapan itu dilakukan sampai larut malam.

Namun ia mengaku tak tahu pasti barang-barang yang di sita polisi kecuali beberapa baju yang dibawa pelaku.

Dia menjelaskan bahwa pemilik akun tersebut merupakan seorang ibu rumah tangga beranak tiga.

Dia sudah tinggal di rumah tersebut selama 4 tahun lebih.

"Dia rumah tangga biasa. Sudah tinggal di sini 4 tahun lebih lah," kata Komar.

Menurut polisi, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif kepada pemilik akun yang diduga telah menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

"Nanti akan dirilis pak Kapolrestabes. Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan intensif," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Polisi Periksa 9 Saksi

Polisi rupanya telah mendatangkan saksi ahli sebelum melakukan penangkapan kepada pemilik akun yang diduga telah menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, di antara sembilan saksi, tiga saksi ahli didatangkan untuk memastikan unsur pidana dari pemilik akun Zikria Dzatil tersebut.

"Tiga saksi ahli di antaranya ahli ITE, ahli Bahasa dan Ahli Pidana. Dari sana kami mendapat kepastian unsur pidananya terpenuhi," terang Sudamiran, Sabtu (1/2/2020).

Meski demikian, Sudamiran belum membeberkan identitas terduga pelaku yang melakukan penghinaan terhadap Risma tersebut.

Namun, perwira dua melati di pundak itu menyebut, penangkapan dilakukan di Jawa Barat.

"Di Jawa Barat kami lakukan penangkapan," tandasnya.

(TribunnewsBogor.com/Naufa Fauzy/SURYA.co.id)

Artikel ini telah dipublikasikan oleh TrubunnewsBogor.com berjudul Wanita yang Menghina Walikota Risma Matikan Lampu Rumah saat Polisi Datang : Saya Lagi Ngisi Energi

Editor: Garudea Prabawati
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas