Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Terlibat Skandal Pemerasan Hingga Asusila, Empat Oknum Kades di Deliserdang Siap-siap Dicopot

Ia mengatakan, adapun keempat kades yang saat ini bermasalah di antaranya Kades Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit,

Terlibat Skandal Pemerasan Hingga Asusila, Empat Oknum Kades di Deliserdang Siap-siap Dicopot
iStok
Ilustrasi skandal asusila 

Kades Tanjungsari bernama M Hidayah alias Wiwid alias Ahok sebelumnya juga diduga terlibat skandal seks dengan seorang janda, dan sempat didemo warga.

"Apa rekomendasi dari DPRD tentu nanti akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat.

Kemudian, kami akan menindaklanjutinya juga," kata Capah.

Terpisah, Camat Bangun Purba Raden Mewa Ristanto mengatakan, karena ada kadesnya yang ditangkap melakukan pemerasan, maka roda pemerintahan di Desa Tanjungpura kini dipimpin Sekretaris Desa Sukraini.

"Kami sebelumnya sudah mengajukan pemberhentian sementaranya ke Dinas PMD, karena kasusnya sudah P-21," kata Raden Mewa.

Selain itu, lanjut Raden, Kades Tanjungpurba, Hendri Purba juga sudah diserahkan pada jaksa untuk diadili.

Kecewa Berat

Mantan Kepala Desa Buah Nabar, Toni Ginting kecewa berat SK pengangkatannya sebagai Kades dicabut oleh Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.

Menurut Toni, dia pun baru tahu SK-nya dicabut pada Agustus lalu.

Saat itu, sambung Toni, dirinya ada dihubungi oleh Kadis PMD Citra Efendy Capah.

"Pak Capah bilang karena Pak Bupati kalah (gugatan).

Ya, kubilang saat itu masalah ku apa sekarang ini rupanya, aku dipilih rakyat enggak ada masalah sama itu (gugatan balon Kades).

Kecewa berat lah SK ku ditarik. Tapi apalah mau dibilang, sekarang ini lagi nunggu pemilihan PAW lah aku.

Ya jelas ikut (pemilihan kades) lagi aku karena sudah pasti itu (menang)," kata Toni.

Ia menyebut, pada tahun 2016 lalu, ada empat calon yang maju di Pilkades.

Saat itu suara miliknya paling banyak.

"Suara tiga calon itu kalau digabung pun masih banyak suara ku.

Makanya kalau maju lagi aku ya menang, karena apapun enggak ada masalah ku sekarang ini baik itu masalah hukum atau masalah lainnya.

Sebenarnya habis masa jabatan ku 2022, tapi seperti inilah kondisinya (sudah dicabut SK nya)," kata Toni.

Sementara itu, Kades Sumber Melati Diski Sariman yang terlibat dugaan skandal seks tak membantah tudingan yang dilemparkan kepada dirinya. Sariman mengakui punya hubungan terlarang dengan A, perangkat desa.

Kata Sariman, sejak kasus ini mencuat, dia pun sudah dicutikan mulai September kemarin.

"(Soal skandal seks) cemana lah ya kubilang, orang masalahnya sudah selesai, apalagi yang mau dibilang.

Sudah damainya, enggak ada apa-apa lagi," kata Sariman.

Ia mengatakan, hubungan antara dirinya dengan A baik-baik saja.

Malah, kata Sariman, dia bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.

"Hubungan sudah saya selesaikan, kita tanggungjawabi sebenarnya.

Makanya enggak ada lagi masalah. Kalau soal itu (LHP Inspektorat) saya belum tahu," kata Sariman.

Baca juga: Kades yang Korupsi Proyek Pembangunan Taman Pedidikan Alquran Dipenjarakan Polisi

Meski sempat terlibat skandal seks dengan perangkat desa, Sariman yakin bahwa mencuatnya kasus ini karena ada unsur politis.

Sariman menduga, ada orang yang sakit hati dengan dirinya.

"Ada juga orang yang memang enggak suka sama aku," pungkas Sariman. (Indra Gunawan).

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Empat Kades Antre untuk Diberhentikan, Dua Orang Terlibat Dugaan Skandal Hubungan Terlarang

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas