Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polda NTB Ringkus 367 Pelaku Kriminal Dalam Kurun Dua Pekan

Kapolda menjelaskan, dari tangan ratusan pelaku kejahatan, polisi menyita 3 pucuk senjata api rakitan dan 55 senjata tajam.

Polda NTB Ringkus 367 Pelaku Kriminal Dalam Kurun Dua Pekan
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan operasi rutin jelang Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Hasilnya, sebanyak 367 pelaku kejahatan berhasil diamankan.

"Dalam rentang waktu dua pekan terakhir, yaitu 13 sampai 26 Desember 2020, sebanyak 261 laporan polisi yang umumnya adalah kasus pencurian ditangani Polda NTB dan 10 Polres jajaran. Dari keseluruhan kasus tersebut, sebanyak 367 pelaku berhasil kami diringkus selama Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan atau KKYD," jelas Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal S.I.K., M.H dalam siaran pers pada Rabu, 30 Desember 2020.

Kapolda menerangkan ratusan tersangka merupakan pelaku kejahatan jalanan.

Kapolda menjelaskan bagi para pelaku street crime, mobilitas warga jelang akhir tahun menjadi kesempatan mereka untuk beraksi.

Baca juga: Kapolda NTB Memastikan Penyimpanan Surat Suara Hasil Pilkada 2020 Aman

"Karena itu kegiatan kepolisian ditingkatkan, operasi kepolisian yang rutin dilakukan, kami tingkatkan. Pengejaran terhadap pelaku kejahatan jalanan ini di-gaspol, istilahnya. Pelaku kejahatan yang melawan anggota di lapangan, diberi tindakan tegas terukur," tegas Kapolda.

Kapolda mengatakan kejahatan jalanan yang rawan terjadi saat musim liburan contohnya pembobolan rumah kosong, pencurian kendaraan, pencopetan, perampokan dengan berbagai modus. berbagai macam bentuk kejahatan itu masuk dalam kategori kejahatan 3C yaitu pencurian dengan kekerasan (curat), pencurian disertai pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Ya yang rawan terjadi itu misalnya ketika rumah kosong, ditinggal pergi pemiliknya, lalu masuklah para penjahat ini. Atau misalkan ada yang berlibur, memarkirkan kendaraannya di suatu tempat lalu kendaraannya dicuri. Banyak modus untuk melakukan kejahatan, maka saya apresiasi kerja Dirkrimum dan jajarannya yang telah berupaya menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat atau harkamtibmas dengan menangkap ratusan pelaku kejahatan yang meresahkan warga ini," tutur Kapolda.

Baca juga: Angka Kriminalitas Seminggu Terakhir Dalam Masa Pandemi Covid-19 Menurun 2,89 Persen

Kapolda menjelaskan, dari tangan ratusan pelaku kejahatan, polisi menyita 3 pucuk senjata api rakitan dan 55 senjata tajam.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas