Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investasi Bodong Edinar Coin Gold di Riau, Pelaku Sikat Uang Nasabah Hingga Rp 60 Miliar

Tersangka pelaku Inhul Hadi sudah menjalankan bisnis Edinar Coin Gold semenjak tahu 2019

Investasi Bodong Edinar Coin Gold di Riau, Pelaku Sikat Uang Nasabah Hingga Rp 60 Miliar
tribunpekanbaru.com
Inhul Hadi tersangka investasi bodong Edinar Coin Gold di Riau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru.com Bynton Simanungkalit 

TRIBUNNNEWS.COM, INDRAGIRI - Polisi berhasil mengungkap investasi bodong Edinar Coin Gold di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Otak investasi bodong Edinar Coin Gold ini dalah Inhul Hadi (39).

Warga Jalan Raya Pematang Reba - Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Inhu, Provinsi Riau menggaruk uang sekitar Rp 60 miliar dari anggotanya.

Saat ekspos perkara investasi bodong Edinar Coin Gold yang dipimpin oleh Kapolres Inhu, AKBP Efrizal Rabu (17/3/2021) mengatakan, Inhul Hadi sudah menjalankan bisnis Edinar Coin Gold semenjak tahu 2019.

Sehingga total kerugian yang diderita seluruh membernya diperkirakan mencapai Rp 60 Miliar.

Baca juga: Kronologi Pegawai Bank Curi Uang Nasabah, Rp 1 Miliar di Rekening Tiba-tiba Tersisa Rp 1 Juta

Efrizal menerangkan skema bisnis yang dijalankan oleh Inhul Hadi.

Modus tersangka adalah dengan cara menghimpun dana dari masyarakat dengan maksud perdagangan aset kripto, berupa mata uang digital yang dinamakan Edinar Coin Gold (EDRG) dalam platform edc blockchain.

Untuk menarik minat masyarakat Inhil Hadi menyampaikan janji-janji akan diberikan keuntungan sebesar 0,5% dalam satu hari atau keuntungan 15 % dalam satu bulan.

"Skema atau sistem tersangka dalam menjalankan bisnis ini, diduga dengan menggunakan sistim skema ponzi, yang dilakukan oleh tersangka dan kawan-kawan dengan menggunakan badan usaha bernama PT. Indragiri Digital Aset Indonesia yang terjadi sejak bulan Januari 2019 sampai dengan pertengahan tahun 2020," terang Kapolres.

Baca juga: Sri Mulyani: Dampak Covid-19 Lebih Berat ke Perempuan

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas