Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Buron 3 Tahun setelah Begal Guru SD, Pemuda 21 Tahun Ini Pindah dari Hutan Satu ke Hutan Lainnya

Pelaku begal berhasil diringkus setelah buron selama tiga tahun. Dalam pelariannya itu, pelaku berpindah-pindah dari hutan satu ke hutan lainnya.

Buron 3 Tahun setelah Begal Guru SD, Pemuda 21 Tahun Ini Pindah dari Hutan Satu ke Hutan Lainnya
Daily Hive Vancouver
Pelaku begal berhasil diringkus setelah buron selama tiga tahun. Dalam pelariannya itu, pelaku berpindah-pindah dari hutan satu ke hutan lainnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Pelaku begal berhasil diringkus setelah buron selama tiga tahun.

Dalam pelariannya itu, pelaku berpindah-pindah dari hutan satu ke hutan lainnya.

Buronan pelaku begal bersenjata api (senpi), Memo (21), akhirnya berhasil diringkus Tim Kelambit Polres PALI.

Warga Dusun Talang Nangka, Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan itu juga terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan dua butir timah panas bersarang di kakinya.

Penangkapan yang berlangsung, Kamis (28/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB, saat petugas mengetahui keberadaanya yang sedang di rumahnya, langsung bergerak cepat melakukan pengerebekan agar pelaku tidak kembali kabur.

Namun demikian, meski petugas sudah mengepung rumahnya, ternyata pelaku ini masih saja mencoba melakukan perlawanan untuk melarikan diri.

Baca juga: Kawanan Begal Bermodus Minta Tolong Seolah Korban Kejahatan Diringkus Polisi di Lombok Barat

Tersudut oleh petugas yang bersenjata lengkap, Memo ternyata tidak mau menyerah. Ia tetap melakukan perlawanan, sehingga petugas melumpuhkanya dengan dua butir timah panas bersarang di betis kananya.

Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triyadi SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Alfredo Hidayat Duaji, didampingi Kanit Pidum, IPDA M Fachrie Persada STrK, mengatakan bahwa pelaku merupakan komplotan begal sadis bersenjata api dan cukup meresahkan masyarakat.

"Kejadiannya 2018 lalu, Korbanya Ernawati dan Jurni seorang guru SD yang hendak pergi ke UPTD. Dan langsung ditodongkan moncong senpi saat sedang mengendarai sepeda motor. Karena takut korban menyerahkan motornya saat itu," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Dijelaskanya, bahwa ada dua pelaku lainya yang telah berhasil diringkus yaitu, Ahmad Sanjaya, warga Desa Mengku Negara dan Denis Andespa warga Desa Sungai Langan. Dan keduanya sudah dijatuhi hukuman penjara.

Baca juga: Sakit Hati, Perempuan di Lumajang Ini Begal Mantan Pacarnya

Halaman
12
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas