Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eri Cahyadi, Bu Risma adalah Guru Saya (2-Habis)

Walikota Surabaya Eri Cahyadi selalu menghormati guru dan para pemimpin pendahulunya, termasuk pada Bu Risma.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: cecep burdansyah
zoom-in Eri Cahyadi, Bu Risma adalah Guru Saya (2-Habis)
Surya/saiful
Wawancara Eksklusif News Director Tribun Network sekaligus Pemred Harian Surya, Febby Mahendra Putra bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di ruang kerja Balai Kota Surabaya, Jumat (28/5/2021). 

Ibu Risma ini sebagai seorang ibu. Misalnya saat mendatangi demo, Ibu bisa saja memarahi pendemo dengan karakter keibuannya. "Kamu ini anak saya," Seperti itu. Ibu nggak dilawan. Tapi, kalau saya menirukan, bisa gegeran dengan pendemo.

Masih kontak untuk meminta pendapat Bu Risma?

Saya masih kontak dengan beliau. Sebab, bagi saya, beliau adalah guru dan guru tak ada kalimat bekas. Sampai kapanpun beliau adalah guru saya.

Sampai hari ini, saya masih kontak dengan guru SMP, guru ngaji, hingga para kiai untuk minta nasihat. Menurut saya, kesempurnaan memimpin ini ada ketika kesinambungan sesama untuk membangun.

Saya masih cium tangan dengan para guru saya. Bu Risma juga merupakan guru dan orang tua seperti guru saya lainnya.

Kapan pertama Anda bertemu Bu Risma?

Ketika saya masuk (Dinas) Bina Program. Bertemu dengan Bu Risma. Saya kembali ditempa. Akhirnya, saya menjadi Plt Kepala Bagian Bina Program, kemudian Kepala Dinas Cipta Karya, Kepala Bappeko, baru menjadi wali kota.  (bobby koloway)   

Baca juga: Walikota Surabaya Ingin Makam Orangtuanya Terang dengan Menjadikan Jabatan Ladang Amal (1)

Rekomendasi Untuk Anda

   

Sumber: Surya
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas