Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mengaku untuk Tolak Bala, Alasan Wafer Isi Silet ke Anak-anak, Sudah 10 Kali Beraksi

Teror wafer berisi silet hingga paku menghebohkan warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Mengaku untuk Tolak Bala, Alasan Wafer Isi Silet ke Anak-anak, Sudah 10 Kali Beraksi
Kolase Tribunnews.com: TribunJatim/Istimewa
(Kiri) Foto wafer yang bercampur barang berbahaya dan (Kanan) Foto pelaku saat diamankan di kantor polisi. 

"Kami melakukan penyelidikan bersama Polsek Patrang langsung bergerak cepat untuk menelusuri terduga pelaku," kata Komang, Selasa.

Dari hasil penyelidikan itu mengarah kepada A.

Dalam pemeriksaan sementara, A yang sudah diamankan di Polres Jember mengakui perbuatannya.

Perbuatan A diperkuat dengan beberapa barang bukti yang ditemukan di rumahnya.

"Saat kami melakukan penggeledahan, ditemukan beberapa bahan-bahan dan alat membuat makanan yang berisi pecahan potongan benda tajam berbahaya," ungkapnya.

Pihaknya, kata Komang, masih mendalami motif A menebar wafer berisi benda tajam.

"Dari penuturan pelaku, melakukan itu untuk tolak bala, namun masih kami dalami motifnya," ujarnya.

Kue wafer yang di lapisan-lapisannya ditemukan benda tajam seperti silet dan pecahan kaca. Wafer ini dibagi-bagikan oleh pria tak dikenal kepada anak-anak yang sedang bermain di Kecamatan Patrang, Jember.
Kue wafer yang di lapisan-lapisannya ditemukan benda tajam seperti silet dan pecahan kaca. Wafer ini dibagi-bagikan oleh pria tak dikenal kepada anak-anak yang sedang bermain di Kecamatan Patrang, Jember. (Kompas.com)

Sudah beraksi 10 kali

Pelaku diduga mengalami masalah piskologis yang ditandai dengan munculnya rasa takut yang berlebihan.

"Dia merasa paranoid atau beranggapan bahwa terduga pelaku sering dikirim makanan juga," ungkap Komang pada Kompas.com via telepon, Rabu (4/8/2021).

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas