Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ambil Senjata Api Diam-diam, Polisi Tembak Rekannya hingga Tewas, Lalu Kembalikan Senapan

Sejumlah fakta baru terkait kasus penembakan anggota polisi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terungkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ambil Senjata Api Diam-diam, Polisi Tembak Rekannya hingga Tewas, Lalu Kembalikan Senapan
Istimewa
Ilustrasi penembakan - Sejumlah fakta baru terkait kasus penembakan anggota polisi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terungkap. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah fakta baru terkait kasus penembakan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terungkap.

Pelaku secara diam-diam mengambil senjata api laras panjang V2 dan pergi mendatangi korban.

Setelah itu, pelaku mengembalikan senjata tersebut ke tempatnya semula.

Diketahui, seorang anggota polisi di Lombok Timur tewas ditembak rekan kerjanya sesama polisi, Senin (25/10/2021).

Korban berinisial HT (26), bertugas di bagian seksi Humas Polres Lombok Timur.

Sementara pelaku adalah MN (36), anggota Polsek Wanasaba berpangkat brigadir kepala (Bripka).

MN menembak rekannya menggunakan senjata larang panjang jenis V2.

Rekomendasi Untuk Anda

Penembakan terjadi di rumah korban di Griya Pesona Madani, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Baca juga: Kasus Polisi Tembak Rekannya di Lombok Timur, Penyidik Cek Riwayat Percakapan di Ponsel 3 Orang Ini

Baca juga: Penjelasan Mabes Polri Terkait Kasus Polisi Tembak Rekannya hingga Tewas di Lombok Timur

Pelaku diam-diam ambil senjata

Mengutip Tribun Lombok, secara diam-diam Bripka MN mengambil senjata larang panjang jenis V2 dari tempatnya bertugas.

Senjata tersebut adalah senjata organik yang biasanya dipakai untuk patroli.

"Senjata ini berada di polsek, penggunaannya harus atas seizin pimpinan di polsek," kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono, Selasa (26/10/2021).

Dengan membawa senjata, Bripka MN lalu pergi ke rumah HT dan melakukan penembakan hingga korban tewas.

Setelah itu, Bripka MN kembali ke tempat tugas dan mengembalikan senjata yang ia gunakan untuk menembak rekannya ke tempat semula.

"Setelah menggunakan dia (pelaku) mengembalikan, seolah-olah tidak (pernah menggunakan)," bebernya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas