Seorang Wanita di Madiun Tertipu, Satu Tahun Menikah Ternyata Suaminya Penyuka Sesama Jenis
Bertemu dari taaruf, ternyata seorang wanita di Madiun nikah dengan pria penyuka sesama jenis. Berikut cerita lengkapnya.
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Endra Kurniawan
"Dia cuma janji janji terus. Alasannya Covid-19. Setelah Covid mulai reda, alasannya mau mengantar ibunya umrah dulu. Setelah Juli kemarin umrah bersama ibunya, aku diboyong ke tempat kerjanya. Di situ firasatku mulai curiga," paparnya.
Kecurigaan semakin kuat ketika ia sudah tinggal bersama suaminya.
Ia menceritakan, ia sempat dititipkan ke rumah mertua, saat teman laki-laki suaminya datang ke rumah.
"Biasanya kalau teman banyak grup wajar pulang tidak kenal waktu. Cuma suami saya waktu itu sama temannya pulang sampai pagi. Terkadang sampai malam baru pulang, tidak wajar bahkan setiap minggu selalu begitu."
"Kadang temannya tiba-tiba datang ke rumah. Aku dititipkan ke rumah mertua, nanti dia main sama temennya ini," ungkapnya.
Akhirnya, di bulan Oktober 2022, sang istri pun menceraikan suaminya.
Lalu pada bulan September, sang istri sudah memiliki semua bukti yang menunjukkan suaminya ternyata penyuka sesama jenis.
"Aku mengajukan cerai bulan Oktober 2022. September mengetahui semua bukti. Awalnya tidak mau mengakui, aku tunjukan yang pertama bukti transferan sama bookingan hotel," ungkapnya.
Baca juga: Polisi Tangkap Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Kasus Penggelapan Mobil Rental
Ia juga menceritakan, ternyata selama ini suaminya tak berada di luar kota, melainkan mampir ke teman suami.
"Ternyata selama aku di rumah, sebelum dia pulang dari luar kota maupun mau balik ternyata mampir dulu ke temannya," sambungnya.
Sang istri juga pernah memergoki suaminya transfer dengan keterangan 'I Love You' ke rekening laki-laki.
Mulanya, sang suami berkelit tak mengakui, akhirnya suaminya pun mengakui bahwa mempunyai kelainan.
"Akhirnya mengakui punya kelainan dari kecil. Terus tidak bisa sembuh."
"Saya sebagai istri memberikan pilihan, yang pertama kalau sekedar masa lalu, aku tidak masalah asal sudah berani komitmen masuk ke pernikahan ya harus meninggalkan masa lalu," tegasnya.