Pria di Palembang Bunuh Wanita Muda yang Sedang Hamil, Pelaku Tersinggung Karena Korban Mengumpat
Pelaku tersinggung karena korban mengucapkan kata kasar ketika ditolak meminjam sepeda motor pelaku. Pelaku kemudian gorok leher korban.
Editor: Erik S
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG- Zulkarnain (28) ditangkap karena diduga sebagai pelaku pembunuhan seorang wanita belia, Elsa alias EA (17) di kawasan 3-4 Ulu Palembang, Sumatra Selatan pada Minggu (10/11/2024). EA diketahui sedang hamil muda.
Zulkarnain tersinggung karena korban mengucapkan kata kasar ketika ditolak meminjam sepeda motor pelaku.
"Dia mengucapkan kata-kata yang membuat saya sakit hati. Hal tersebut yang membuat saya membunuhnya," ujar Zulkarnain saat dihadirkan dalam rilis tersangka di Polda Sumsel, Selasa (12/11/2024).
Baca juga: Banding Ditolak, Panca Darmansyah Terpidana Pembunuhan 4 Anak Kandung di Jaksel Tetap Dihukum Mati
Sebelum pembunuhan terjadi, atau tepatnya pada Sabtu (9/11/2024) malam, Zulkarnain menjemput korban dari rumahnya di Jalan Panca Usaha karena mau pergi ke suatu tempat.
"Katanya dia mau ikut kami," singkatnya.
Ia menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau sepanjang 15 cm.
Zulkarnain juga mengaku kalau ia sebelumnya mengonsumsi alkohol.
"Pisau tersebut memang saya bawa sudah tiga hari, usai membunuh korban pisau tersebut langsung saya buang ke Sungai Musi," katanya.
Terungkap pula bahwa Zulkarnain dan korban baru saja saling mengenal.
Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo mengatakan, motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku sakit hati karena korban mengeluarkan kata-kata kasar kepadanya dan merebut paksa kunci sepeda motornya.
"Motifnya kesal sakit hati karena korban hendak meminjam sepeda motor tersangka tapi tidak diberikan. Terlibat cekcok, lalu korban mengeluarkan kata-kata kasar ke tersangka, dan mengambil paksa kunci motor milik tersangka, " kata Anwar.
Lanjut Anwar, setelah korban mengambil kunci motor tersangka menarik rambut korban dan langsung menggorok leher menggunakan pisau.
Tak sampai di situ, usai korban terjatuh tersangka menarik leher korban menggunakan tali plastik.
"Setelah korban terjatuh tertelungkup tersangka menggunakan tali untuk menarik leher korban. Setelah itu tersangka meninggalkan jasad korban di bawah jalan setapak sampai akhirnya ditemukan warga ," katanya.